021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

15 Cara Usaha Sembako yang Menguntungkan dan Laris

Usaha sembako ini selalu memiliki pasar yang besar

Usaha sembako ini selalu memiliki pasar yang besar dengan konsumen yang tak pernah berhenti untuk mencarinya. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk mencari usaha apa yang akan Anda tekuni, mungkin usaha sembako ini dapat Anda jadikan sebuah pertimbangan.

Karena, dengan penerapan strategi yang tepat, Anda pasti dapat meraup untung yang besar dengan usaha sembako murah ini. Pada artikel ini, kami akan membahas segala hal yang berkaitan dengan usaha sembako.

Mulai dari pengertian dan jenis barang-barangnya, hingga 15 tips jitu untuk usaha sembako agar laris manis dan memiliki banyak pengunjung.

Seperti yang mungkin Anda sudah tahu, sembako merupakan akronim dari sembilan bahan pokok. Di mana bahan pokok ini terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Karena sifatnya sebagai bahan pokok, maka sudah hampir pasti setiap rumah tangga akan selalu mencari bahan-bahan ini untuk memenuhi keperluan kesehariannya. Sembako sangat mudah untuk Anda temukan di Indonesia, mulai dari penjual di pasar, toko kelontong, hingga penjual keliling yang menawarkan dagangannya ke rumah-rumah.

Karena kebutuhan yang tinggi dan utama, maka konsumen dari pasar sembako tidak akan pernah berkurang. Hal inilah yang menjadikan usaha sembako sebagai pilihan usaha alternatif yang dipilih banyak orang.

Begitupun dengan Anda, opsi usaha sembako ini sangat patut Anda pertimbangkan sebagai sumber pendapatan yang menggiurkan.

15 Tips Usaha Sembako Agar Laris dan Menguntungkan

15 Tips Usaha Sembako Agar Laris dan Menguntungkan

Pada bagian ini, kami akan membagikan 15 tips efektif dalam memulai usaha sembako agar laris. Tentunya pemilihan barang dalam usaha sembako terbaik harus benar-benar dipilih sesuai kebutuhan pasar.

1. Murah dengan Harga yang Bersahabat

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa banyak dari masyarakat Indonesia yang gemar berbelanja selalu memilih toko dengan harga paling murah atau bersahabat untuk memenuhi kebutuhannya.

Khususnya untuk harga sembako ini, jika Anda memutuskan untuk memulai usaha sembako, maka tentukanlah harga yang tidak terlalu mahal dari barang-barang yang akan Anda jual. Jadikan harga jual rata-rata di pasaran sebagai patokan harga jual Anda.

Hal ini untuk meminimalisir rentang harga yang terlalu jauh dengan harga para penjual sembako yang lainnya.

2. Lengkapi Produk yang Anda Jual

Dalam membuka usaha sembako, sudah seharusnya Anda menjual produk sembako yang lengkap. Penuhi kebutuhan yang paling banyak dicari oleh konsumen Anda, lalu lengkapi varian lain dengan merk dan harga yang tidak terpaut jauh.

Hal ini memungkinkan agar konsumen Anda dapat memilih barang yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan tentunya konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan sebelum membeli sebuah barang.

3. Jual Produk Berkualitas Tinggi

Ketika memulai usaha sembako, barang-barang yang Anda jual pada toko Anda harus memiliki kualitas yang tinggi. Hal ini untuk menghindari konsumen yang tidak puas dengan barang yang Anda jual.

Bagaimanapun juga, barang-barang sembako adalah barang yang variasi kualitasnya sangat banyak. Mulai dari yang harga murah dengan kualitas rendah, hingga barang mahal dengan kualitas yang tinggi.

Sebagai contoh, Anda dapat menjual beras dengan kualitas medium sampai premium. Hindari menjual beras murah karena kualitasnya yang tidak terjamin.

4. Beri Garansi pada Produk Sembako

Memberi garansi pada sebuah jenis barang sembako bukanlah hal yang mustahil. Anda dapat memulainya dengan memberi jaminan bahwa daging basah yang Anda jual itu segar dan berkualitas baik.

Misalnya, jika barang yang diterima tidak memiliki kualitas yang bagus, maka konsumen berhak mengembalikan barang tersebut, atau membawa pulang belanjaan tersebut dengan gratis.

Begitupun pada beras yang Anda jual, terkadang ada beras dengan kualitas jelek yang tidak bisa kita ketahui kualitasnya sebelum kita masak hingga matang.

Cara untuk menyiasatinya adalah dengan berbelanja bahan untuk usaha sembako Anda pada tempat yang sudah memiliki reputasi yang baik, atau distributor resmi usaha sembako.

5. Memilih Tempat Usaha Sembako yang Cocok

Tips pertama pada bagian kedua ini adalah memilih tempat usaha sembako yang cocok. Jika Anda memiliki pilihan untuk dapat menentukan tempat menjual sembako, maka pilihlah tempat yang mudah dijangkau dan terlihat oleh banyak orang.

Pasar merupakan pilihan pertama bagi kebanyakan masyarakat dalam berbelanja sembako. Alternatif lainnya adalah memilih toko atau ruko yang mudah terlihat dan banyak dilalui oleh orang-orang.

Jika Anda membuka usaha sembako di halaman rumah Anda, maka lewati tips ini dan lanjutkan pada tips berikutnya.

Memilih Tempat Usaha Sembako yang Cocok

6. Perhatikan Tata Letak pada Toko Anda

Jika Anda sudah memiliki tempat untuk memulai usaha sembako, maka sekarang saatnya untuk memperhatikan tata letak pada toko Anda. Tentu Anda akan lebih senang berbelanja di tempat yang rapi dan tertata dengan baik bukan? Begitupun orang-orang yang akan berbelanja di tempat Anda.

Tata letak pada sebuah toko itu sangat penting, karena dengan penyusunan yang baik dan tepat. Seorang konsumen dapat menghabiskan lebih banyak uangnya berbelanja pada toko kita.

Misalnya, letakkan produk yang Anda diskon di meja atau etalase bagian depan toko Anda yang mudah terlihat oleh banyak orang. Anda juga dapat mengatur varian sebuah barang dengan harga yang sedikit lebih mahal pada etalase yang mudah terlihat oleh konsumen.

7. Jaga Kebersihan Toko

Setiap orang suka dengan kebersihan, karena itu perhatikan kebersihan toko Anda ketika membuka usaha sembako. Produk sembako memerlukan tempat yang kering dan bersih agar bisa tahan lebih lama dan awet.

Daging basah, beras, telur dan bawang-bawangan adalah beberapa barang yang mudah terkontaminasi oleh kotoran dari luar. Konsumen tentu akan berpikir dua kali untuk berbelanja di toko Anda jika barang dan toko Anda tidak memiliki kebersihan yang baik.

Sebagai salah satu contoh, cobalah untuk meletakkan keset yang agak tebal di depan pintu masuk toko Anda, sediakan hand sanitizer dan pasang alat pengusir lalat dan serangga pada toko Anda.

Dengan beberapa hal ini, toko Anda akan lebih terjaga kebersihannya sehingga konsumen pun akan senang berbelanja di toko sembako Anda.

8. Jam Operasional yang Tentu

Ketika Anda memiliki usaha sembako, Anda sudah harus memiliki jam operasional yang tetap dan dapat dengan mudah diketahui oleh banyak orang.

Misalnya Anda memiliki jam operasional dari jam 7 pagi hingga jam 9 malam setiap harinya, hal ini akan mengurangi kebingungan konsumen dan mudah untuk diingat oleh setiap konsumen usaha sembako.

Beberapa point yang harus Anda ingat adalah, rata-rata pembeli barang sembako akan berbelanja di pagi hari, jadi merupakan sebuah ide yang bagus jika Anda mulai membuka toko sepagi mungkin.

Selain itu, tentukan jam operasional pada hari libur panjang dan tanggal merah. Anda dapat memasang pengumuman yang menjelaskan hal tersebut, pengumuman ini dapat ditempel pada pintu masuk.

9. Menjual dengan Jujur

Tips nomor 9 ini merupakan sebuah standar dasar pada setiap macam pekerjaan dan usaha. Begitupun pada usaha sembako yang Anda jalankan. Menjual dengan jujur merupakan sebuah kebaikan yang akan menumbuhkan rasa percaya pada konsumen.

Tentu Anda menginginkan para konsumen terus berbelanja di toko Anda dan menjadi langganannya bukan?
Mulailah dengan hal yang kecil seperti menjual dengan harga yang sesuai, tidak menjual barang palsu apalagi barang yang rusak.

Pastikan konsumen mengetahui hal ini, agar mereka merasa aman dan nyaman ketika berbelanja di toko Anda. Karena pada akhirnya, konsumen akan menetap pada toko yang paling berkesan untuknya.

10. Memberikan Pelayanan yang Terbaik

Selain jujur, Anda juga harus memberikan pelayanan yang terbaik pada setiap konsumen yang datang, terlepas dari akhirnya mereka jadi membeli atau tidak. Memberikan pelayanan yang baik ini dapat membuat konsumen betah untuk kembali berkunjung dan berbelanja kembali.

Sapaan ringan seperti mengucapkan “selamat pagi” atau mengucapkan terima kasih sambil tersenyum merupakan hal kecil yang memiliki dampak luar biasa.

Jika Anda berbelanja di suatu tempat, dan menemukan para pelayan atau penjualnya bermuka masam dan ketus, belum lagi dengan pelayanan yang tidak maksimal, bukankah Anda akan kapok dan tidak mau berbelanja di tempat yang sama lagi?

Begitu juga dengan setiap konsumen lain, yang berbelanja di toko sembako Anda, mereka akan mengingat detail yang mungkin Anda lupakan. Seperti pelayanan yang tidak baik, harga yang relatif lebih mahal, hingga tidak memberikan uang kembalian yang pas.

Mari hindari semua ketidakpuasan konsumen dengan hal kecil yang dapat memberikan perubahan besar. Mulailah dengan 3S, sapa salam dan senyum.

Promosi Offline

11. Promosi Offline

Bagi sebagian orang yang sudah menggeluti usaha sembako mungkin sudah mengetahui bagaimana besarnya pengaruh promosi secara offline pada bisnisnya. Mari kita mulai dengan hal yang mudah seperti promosi melalui mulut ke mulut.

Hal ini adalah salah satu cara paling efektif yang dapat mengundang konsumen untuk berbelanja di toko Anda. Mungkin Anda ingin tahu bagaimana caranya agar toko Anda dapat dipromosikan orang-orang melalui mulut ke mulut.

Walaupun tidak ada cara yang pasti, namun Anda dapat memulainya dengan beberapa tips pelayanan yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Memberikan pelayanan yang terbaik, menjual dengan jujur, dan memiliki jam operasional toko yang pasti dan sedikit berbeda dengan pesaing lain dapat menjadi salah satu dari banyaknya faktor toko Anda untuk dibicarakan banyak orang.

Jika Anda memiliki dana lebih untuk melakukan promosi ini, pertimbangkan untuk mengiklankan di koran atau majalah yang sesuai dengan usaha sembako Anda.

12. Promosi Online

Era digital telah membuat banyak perubahan pada berbagai hal. Salah satu hal yang paling besar dampak positifnya dari digitalisasi ini adalah lini penjualan. Usaha sembako yang Anda jalani akan memiliki lebih banyak peluang untuk menarik minat para konsumen jika Anda melakukan promosi secara online.

Promosi online ini lebih mudah dilakukan, karena Anda dapat melakukannya sendiri. Berbeda dengan promosi offline yang kami sebutkan sebelumnya.

Beberapa cara sederhana yang dapat Anda coba adalah iklankan usaha sembako Anda pada status WhatsApp, miliki akun instagram, hingga klaim lokasi usaha sembako Anda pada Google Bisnisku.

Semua ini dapat Anda lakukan sendiri dan tidak memakan biaya apapun selain menggunakan kuota saja.
Jika Anda menginginkan promosi online yang lebih tersebar luas dan menjangkau banyak orang, Anda dapat mencoba untuk menggunakan layanan iklan berbayar di platform social media.

Facebook dan Google adalah dua pilihan terbaik dalam melakukan promosi online berbayar. Kedua platform raksasa ini dapat menargetkan audiens sehingga iklan yang Anda tayangkan akan sesuai dengan preferensi calon konsumen Anda.

13. Susun Strategi Pemasaran Anda

Tips nomor 13 ini memerlukan perencanaan yang matang dan tepat untuk membuat usaha sembako Anda semakin laris dan menguntungkan. Konsumen suka dengan penjual yang ‘murah’. Baik itu murah secara harfiah untuk harga yang dijualnya maupun murah dalam arti sering memberikan promosi yang menguntungkan.

Walaupun terkadang usaha sembako memiliki sedikit margin yang mengakibatkan harga jual tidak dapat terlalu tinggi. Namun upayakan sesekali adakan program diskon atau promo bagi para konsumen Anda.

Sebagai contoh, Anda dapat melakukan subsidi silang antar harga sembako yang harganya sedang tinggi dan harga sembako yang sedang murah. Dengan cara ini, Anda dapat membuat sebuah program promo yang cukup menarik bagi konsumen.

Atau pilihan lainnya dalam melakukan promosi pada usaha sembako, coba susun sebuah program bundle dengan harga yang sedikit berbeda dari pasaran. Ketika minyak goreng sedang langka, Anda dapat menyiasati hal ini dengan memanfaatkan antusias konsumen yang sedang tinggi.

Caranya, Anda dapat membuat sebuah paket pembelian minyak goreng dan beras dengan harga yang miring. Ingat, point utama pada tips ini adalah bukan untuk mencari keuntungan yang tinggi, namun untuk membuat konsumen lebih menyadari dengan keberadaan toko usaha sembako yang Anda miliki.

14. Momen Diskon

Momen diskon adalah hal yang lumrah pada saat ini. Anda dapat memanfaatkan momen diskon bagi usaha sembako yang Anda miliki. Momen diskon adalah diskon yang Anda jalankan pada usaha sembako Anda pada tanggal tertentu.

Misalkan pada tanggal 17 Agustus Anda mengadakan momen diskon spesial hari kemerdekaan. Momen diskon dapat juga bertepatan dengan tanggal cantik di bulan atau tahun tersebut seperti 2 februari 2022.

15. Menjual di Platform Online

Tips terakhir ini sangat penting dan harus Anda lakukan pada usaha sembako yang Anda miliki.
Selain lebih memudahkan konsumen dalam memesan suatu barang, konsumen tidak perlu lagi repot-repot berbelanja dan membawa barangnya sendiri ke rumah mereka.

Dengan fitur pesan antar yang sudah banyak tersedia pada e-commerce di Indonesia, belakangan ini banyak konsumen yang lebih memilih untuk berbelanja via online. Karena itu, penting bagi usaha sembako yang Anda miliki untuk segera mendaftar dan ikut menjual barang-barangnya pada platform penjualan online.

Beberapa platform yang dapat Anda coba adalah Shopee, Tokopedia, dan BukaLapak. Terapkan Tips yang Tepat, Lihat Perbedaannya.

Itulah 15 tips agar usaha sembako Anda menguntungkan dan laris. Cobalah untuk menerapkannya satu persatu dan lihatlah perbedaan penjualan dan kunjungan konsumen yang signifikan.

Dalam setiap usaha tentu dibutuhkan ketekunan dan kesabaran dalam menjalani prosesnya agar hasil yang maksimal bisa tercapai.

Karena itu, tetap berusaha dan bersabar dengan hasil yang Anda terima. Semoga dengan semua tips usaha sembako ini dapat membuat toko Anda menjadi lebih ramai dan laris.

Bagikan :
There are currently no comments.