021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Branding Adalah: Pengertian, Manfaat dan Strategi Terbaik

Branding adalah proses pencitraan yang baik atas produk atau jasa agar dikenal banyak orang sehingga banyak konsumen yang akan didapat. Agar produk yang Anda pasarkan memiliki citra baik, Anda membutuhkan teknik branding yang baik. Dengan begitu, orang akan mudah mengingat produk atau brand yang Anda jual.

Fungsi dan Tahapan Branding

Fungsi dan Tahapan Branding

Fungsi branding adalah untuk membuat pembeli menjadi pelanggan. Sehingga goals utama dari divisi branding adalah membuat seorang pembeli melakukan repeat order. Masih menurut Dewa, cara melakukan branding adalah dengan melakukan pendekatan emotional bonding.

Bagaimana branding dapat membuat pembeli mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dari sebuah produk, hingga melakukan pembelian kembali. Menurut Shopify, ada 7 tahapan branding dari sebuah produk:

1. Meneliti Target Audiens dan Pesaing Bisnis Anda

Tahapan branding adalah yang pertama dengan memahami pasar yang ada saat ini. Mulai dari siapa pelanggan potensial dan pesaing Anda. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui hal ini, diantaranya:

● Lakukan pencarian Google untuk kategori produk atau pelayanan Anda. Analisis pesaing yang muncul, lalu pelajari apa kelebihan dari pesaing serta bagaimana proses branding yang mereka lakukan.

● Bergabunglah dengan forum khusus berkaitan dengan calon pelanggan Anda, lalu dengarkan percakapan dan rekomendasi produk dari mereka. Anda dapat menerapkan ini pada branding produk Anda.
Dengan begini Anda tentu dapat memaksimalkan proses branding, sebagaimana tujuan branding adalah membuat pelanggan datang kembali.

2. Pilih Fokus dan Kepribadian Anda

Tahapan branding selanjutnya adalah memilih fokus dan kepribadian Anda. Karena tujuan branding adalah memberikan kesan abadi bagi para pelanggan, penting sekali untuk memahami tahapan branding yang satu ini.

3. Pilih Nama Bisnis Anda

Karena branding berkaitan erat dengan pencitraan, penting sekali untuk membuat nama yang ikonik, simpel, atau lucu. Dengan begitu, pelanggan akan mudah untuk mengingat produk yang Anda pasarkan.
Anda juga dapat menggabungkan kearifan lokal masyarakat setempat dalam pembuatan nama untuk branding.

4. Tulis Slogan Anda

Selain nama, tahapan branding yang tak kalah penting berikutnya adalah memilih slogan yang tepat. Dengan slogan yang menarik, akan memudahkan Anda melakukan branding pada produk.

5. Pilih Tampilan Merek yang Anda Inginkan

Selain memberikan tampilan dari produk, tujuan tahapan branding yang satu ini adalah untuk menyampaikan perasaan yang ingin Anda sampaikan pada pelanggan. Pastikan untuk tidak meniru warna khas produk pesaing, sehingga membuat pelanggan bingung.

6. Desain Logo Produk Anda

Desain logo merupakan salah satu tahapan branding yang penting, karena melalui ini pelanggan akan tahu representasi dari produk Anda.

7. Terapkan Branding pada Seluruh Bisnis Anda

Tahapan branding terakhir adalah menerapkan branding yang Anda bangun pada semua aspek bisnis Anda. Anda bisa menanamkan konsep branding Anda pada kaos, toko atau iklan tivi yang Anda pasang, sehingga tujuannya dapat tercapai.

Manfaat Branding

Manfaat Branding

Manfaat branding adalah sebagai nilai plus dari produk yang Anda tawarkan. Jika Anda masih bingung untuk menerapkan branding atau tidak, berikut ini beberapa manfaat setelah Anda menerapkan branding:

1. Branding Membuat Produk Menjadi Lebih Menarik

Branding adalah keunikan dari sebuah produk. Tujuan branding adalah mencitrakan produk sehingga memiliki kesan yang baik, lalu membuat pelanggan menjadi tertarik. Branding yang baik akan membuat produk menjadi lebih unik dan menarik. . Pelanggan tentu akan memilih produk dengan branding yang baik dibanding yang belum dikenal.

2. Branding Memudahkan Perusahaan Mendapatkan Pelanggan

Branding adalah penentu dari loyalitas pelanggan. Tujuan utama branding adalah membuat pelanggan datang kembali setelah pembelian pertama. Dengan begitu, melalui branding akan memberikan nilai lebih pada produk Anda, sehingga memberikan kesan yang baik pada pelanggan. Inilah yang membuat mereka akan kembali menggunakan jasa atau produk Anda.

Misalnya ada dua produk frozen food yang sama dari kualitas maupun harga. Produk yang satu memberi branding dengan keterangan tanpa bahan pengawet, sementara produk yang lain tidak.

Orang dengan kepedulian kesehatan yang tinggi tentu akan lebih memilih produk dengan branding sehat tanpa bahan pengawet. Karenanya penting untuk mengetahui pasar yang Anda tuju, sehingga memaksimalkan proses branding pada produk Anda.

3. Branding Memungkinkan Perusahaan untuk Memberikan Harga yang Lebih Tinggi

Branding adalah penentu dari harga produk yang Anda tawarkan. Keripik singkong yang sama, dengan rasa dan kualitas yang sama, hanya beda kemasan dan branding, bisa dijual dengan harga yang berbeda. Yang satu lima ribu rupiah, yang lain bisa sampai 20 ribu rupiah.

Semua karena adanya branding, yang memberikan persepsi berbeda pada dua produk yang sama. Karena branding adalah pencitraan, sehingga konsumen pun rela merogoh kocek lebih dalam untuk produk yang sebenarnya hampir sama.

Contoh lain dari branding dapat memberikan harga yang lebih tinggi adalah harga kopi di kedai biasa dengan merk tertentu dapat jauh berbeda. Padahal jenis dan rasa kopi bisa dikatakan hampir sama.

4. Branding Dapat Menjadi Pembeda Produk

Branding adalah keunikan dari sebuah produk. Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa dua produk yang sama dapat memiliki persepsi yang berbeda hanya karena adanya branding. Karenanya branding adalah pembeda dari produk yang Anda tawarkan.

Air minum yang sama, dikemas dalam branding yang berbeda, baik itu slogan, kemasan, logo dan lainnya. Produk dengan branding yang melekat baik pada pelanggan biasanya dapat meningkatkan penjualan.
Ini juga yang membuat Tango masih bertahan hingga sekarang, dengan kekuatan branding “berapa lapis? ratusan” juga sangat melekat hingga sekarang.

5. Branding Dapat Menjadi Kekuatan untuk Melawan Pesaing

Branding adalah kekuatan untuk melawan pesaing yang terus bermunculan. Ketika sebuah produk telah memiliki kekuatan branding tersendiri, produk lain yang ingin menyaingi tentu akan sangat sulit sekali. Contoh produk dengan kekuatan branding yang baik adalah Oreo.

Meski beberapa kompetitor mulai berdatangan, belum ada yang bisa menggeser merek tersebut. Karena branding adalah kekuatan dari produk tersebut, sehingga dapat tetap berjaya hingga sekarang.

Produk dengan kekuatan branding lainnya adalah Teh Botol Sosro. Hingga saat ini, produk tersebut masih tetap bertahan, meski banyak produk yang juga meniru branding serupa pada kemasannya.

6. Branding Dapat Membuat Proses Pemasaran Produk Menjadi Lebih Mudah

Branding adalah citra atau penampilan dari sebuah produk. Dengan adanya branding, tentu memudahkan proses pemasaran, karena pelanggan telah mengenal produk terlebih dahulu. Anda tentu akan memilih produk yang anda kenal brandingnya, daripada tidak. Sehingga, branding adalah promosi yang juga dapat digunakan dalam pemasaran produk.

Semakin baik branding pada produk, semakin banyak orang tahu dengan nilai yang ditawarkan, sehingga semakin banyak yang membeli.

7. Branding Dapat Menjadi Pengendali Pasar

Branding adalah pengendali pasar, ketika branding pada produk berhasil Anda lakukan dengan baik. Semakin banyak orang yang mengenal produk Anda melalui proses branding yang Anda tawarkan, maka semakin bergantung pasar pada produk Anda.

Misalnya ketika Branding Tiktok telah membuat banyak orang yang awalnya tidak menyukai Tiktok, beralih menggunakan media sosial tersebut. Sehingga mengatakan branding adalah pengendali pasar sangat tepat.

Strategi Branding Terbaik

Strategi Branding Terbaik

Karena tujuan branding adalah mendapatkan pelanggan, tentu butuh strategi dalam proses branding sebuah produk. Berikut beberapa strategi branding yang dapat Anda terapkan:

1. Memanfaatkan Sesuatu yang Sedang Viral

Strategi branding pertama adalah memanfaatkan sesuatu yang sedang viral, sebab tujuan branding adalah semakin banyak yang mengenal produk. Meskipun tidak semua hal viral dapat Anda manfaatkan untuk tujuan branding produk, tapi hal ini dapat Anda manfaatkan untuk mengenalkan produk Anda.

Cermatlah dalam memilih hal yang viral sebagai branding untuk produk Anda. Jangan lupa untuk menambahkan branding produk Anda pada video atau meme yang dibuat. Karena branding adalah pencitraan, Anda dapat menentukan citra produk seperti apa yang ingin Anda perlihatkan pada konsumen.

2. Terus Melakukan Inovasi Tiada Henti

Branding adalah terus menerus melakukan inovasi. Meskipun Anda telah memiliki branding yang kuat dengan banyak pelanggan, bukan berarti Anda berhenti melakukan inovasi.

Lakukan inovasi branding produk sesuai dengan kemajuan zaman. Berapa banyak brand ternama yang akhirnya terpaksa bangkrut karena tidak mau melakukan inovasi branding mengikuti perkembangan zaman.

3. Memberikan Nilai Tambah pada Produk

Branding adalah bagaimana memberikan dampak pada pengguna dari produk yang kita punya, misalnya nilai kemanusiaan. Strategi branding dapat Anda terapkan sesuai kondisi yang ada. Anda juga dapat membranding produk Anda untuk nilai tambah dari sisi kesehatan atau lingkungan.

4. Memiliki Website

Branding adalah cara mengkomunikasikan pesan dari produk, sehingga strategi branding yang dapat Anda terapkan yaitu dengan memiliki sebuah website. Butuh upaya dan waktu khusus sehingga proses branding ini dikenal oleh pelanggan.

Tentu saja Anda juga harus rutin mengisi website Anda dengan rutin membuat postingan. Sehingga tujuan branding produk lebih mudah untuk Anda capai.

5. Memiliki Akun Media Sosial

Branding adalah pencitraan, yaitu tampilan dari produk yang Anda pasarkan. Bagaimana bisa konsumen tahu dengan branding produk Anda, jika Anda tidak pernah muncul di permukaan. Strategi branding paling mudah saat ini terutama untuk Anda yang pemula adalah melalui media sosial.

Karena branding adalah bagian dari promosi produk, jangan lupa mencitrakan nilai produk pada akun media sosial Anda.

6. Memasang Iklan

Strategi branding selanjutnya yaitu memasang iklan, karena indikasi tercapainya tujuan branding adalah semakin banyak orang yang tahu dengan produk Anda. Tidak hanya pada televisi, branding produk juga dapat Anda lakukan melalui iklan pada media sosial atau lainnya.

Karena branding adalah identitas produk, perhatikan publik figur yang Anda pilih, apakah sesuai dengan branding produk yang Anda punya. Jika branding produk Anda adalah makanan sehat, utamakan memilih mereka yang terbiasa hidup sehat, untuk hasil branding yang lebih alami.

Anda juga dapat membuat iklan yang kreatif, seperti iklan lucu, dan lainnya untuk menancapkan branding yang kuat dan out of the box.

7. Mengadakan Event Atau Kegiatan Khusus

Strategi branding yang terakhir adalah mengadakan kegiatan atau event khusus. Anda bisa memanfaatkan momen tanggal khusus nasional, sehingga dapat memberikan kesan branding tersendiri pada produk Anda. Misalnya peduli anak pada Hari Anak Nasional.

Atau dengan mengadakan lomba yang memanfaatkan akun media sosial peserta, sehingga memperluas jangkauan branding, mengingat tujuan branding adalah mendapatkan pelanggan.

Strategi branding ini juga dapat Anda manfaatkan untuk mengetahui ketertarikan pelanggan terkait produk Anda. Lindungi brand anda dari pembajakan, hubungi Patendo terima kasih.

Bagikan :
There are currently no comments.