021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

8 Tata Cara Untuk Memperoleh Sertifikat SNI di Indonesia

cara daftar sni

Daftarkan merek dan standar nasional pada produk Anda sekarang juga. Patendo membantu Anda dalam pematenan merek dengan mudah. Anda bisa hubungi kami melalui WhatsApp 0853 5122 5081.

Berdasarkan uu yang berlaku, ada beberapa peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti mengenai dunia bisnis, hak atas ciptaan, hak atas merek, hak atas kekayaan intelektual dan lain sebagainya.

Peraturan tersebut bermanfaat bagi masyarakat dan dapat memajukan perekonomian Indonesia dengan cara menerapkan kewajiban dan hak-hak sebagai seorang warga negara maupun pengusaha.

Saat ini, semua kegiatan produksi di Indonesia harus mengikuti peraturan ketat yang diberikan oleh pemerintah yakni semua hasil produksi diwajibkan untuk mengikuti standar nasional.

Jika para pengusaha telah memiliki standar nasional, maka kegiatan produksi dan pemasarannya berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan pemerintah.

sni makanan

Cara daftar Standar Nasional Indonesia

Standar nasional bermanfaat bagi pengusaha untuk hasil produksinya. Hal itu guna melindungi produk yang berkualitas.

Tujuan pemerintah dalam mengeluarkan sertifikat standar nasional yaitu untuk menjaga kualitas produk yang baik dan melindungi konsumen sebagai pengguna produk Anda.

Jika produk tidak memiliki standar nasional, maka produk tersebut dapat ditarik oleh pemerintah dan tidak diberikan ijin edar.

Jenis produk yang memiliki standar nasional yaitu makanan, minuman, kabel listrik, lampu, baja, kaca, helm, tabung LPG, kopi, pupuk, kakao bubuk dan teh.

Bagi para pengusaha, mengurus atau mendaftar standar tersebut sangat penting supaya mendapatkan ijin peredaran produk secara resmi dari pemerintah.

Berikut ini cara daftar standar nasional secara baik dan benar, yaitu:

Tata cara permohonan Sertifikat Produk Pengguna Tanda (SPPT) standar nasional kepada lembaga Sertifikasi Produk Pusat Standardisasi (LSPro-Pustan) yang dijelaskan dalam dokumen LSPro-Pustan/P.19. yakni:

1. Pengisian formulir permohonan SPPT standar nasional

Dalam pengisian formulir SPPT standar tersebut terdapat lampiran sebagai berikut:

Fotokopi Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu SNI 19-9001-2001 (ISO 9001:2000) yang telah dilegalisasi dan diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu (LSSM) yang diakreditasi oleh pihak Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Jika produknya berasal dari luar negeri (impor), maka gunakan Sertifikat LSSM negeri asal produk tersebut dan telah ada perjanjian saling pengakuan dengan KAN.

2. Verifikasi permohonan

Setelah melakukan proses pengisian formulir dan melengkapi dokumen, maka LSPro-Pustan melakukan verifikasi meliputi: jangkauan lokasi audit, kemampuan memahami bahasa setempat (bila perlu gunakan penerjemah).

Proses verifikasi tersebut membutuhkan waktu selama 1 hari. Setelah verifikasi selesai, akan diberi rincian biaya (invoice) yang harus dibayarkan oleh produsen.

3. Audit sistem manajemen mutu produsen

Audit sistem ini bertujuan untuk pengecekan penerapan sistem manajemen mutu dalam bisnis. Hal tersebut membutuhkan waktu selama 5 hari. Audit sistem dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Audit kecukupan (tinjauan dokumen)

Audit ini bertujuan untuk meninjau ulang persyaratan SPPT standar nasional dan juga mengecek ulang mengenai kelengkapan dokumen sistem manajemen mutu produsen.

2. Audit kesesuaian

Kesesuaian dalam penerapan mutu manajemen produk. Jika hasil tidak sesuai, maka permohonan harus dikoreksi dalam jangka waktu 2 bulan.

Jika produsen telah mengecek ulang namun pengecekannya tidak efektif, maka permohonan SPPT standar nasional akan ditolak. Proses audit hanya memerlukan waktu sekitar 5 hari.

4. Pengujian sampel produk

Pengujian sampel produk dilakukan oleh Tim Asesor dan Petugas Pengambil Contoh untuk mengambil sampel produk supaya dapat diuji. Pengujian tersebut membutuhkan waktu hingga 20 hari.

5. Penilaian sampel produk

Pemohon diminta untuk pengujian ulang mengenai sampel produk, jika hasil uji produk tidak sesuai maka permohonan SPPT Standar Nasional Indonesia ditolak. Namun jika hasi uji lolos, maka sertifikat hasil uji akan diterbitkan.

6. Keputusan sertifikasi

Setelah semua proses tersebut dilakukan, tim akan melakukan rapat hasil audit dan hasil uji yang telah dilakukan. Proses penyiapan bahan rapat membutuhkan waktu 7 hari kerja, sedangkan rapat panel hanya berlangsung selama 1 hari.

7. Pemberian SPPT SNI

Setelah mengadakan rapat panel, pihak LSPro-Pustan melakukan klarifikasi terhadap usaha Anda, lalu produk Anda mendapatkan sertifikat standar nasional.

Keputusan pemberian sertifikat berdasarkan hasil evaluasi produk yang telah dilakukan sebelumnya.

Indikator yang dilihat meliputi kelengkapan administrasi, ketentuan standar tersebut dan proses produksi dengan sistem manajemen mutu yang diterapkan dalam menjamin kualitas produk.

Proses dalam pemberian SPPT SNI membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Apabila lolos hasil uji maka sertifikat akan diterbitkan dan berlaku hingga 3 tahun ke depan.

8. Biaya daftar standar nasional

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 63 Tahun 2007, biaya diperkirakan sekitar Rp 10 hingga 40 juta. Biaya untuk mendaftar standar tersebut memang terbilang sangat mahal. Hal tersebut telah diatur dalam peraturan pemerintah.

download akses sni

Standar nasional untuk makanan

SNI adalah standar nasional di Indonesia yang berisikan tentang dokumen persyaratan, ketentuan baku dan karakteristik bagi produk barang/jasa.

Pada November 2018, jumlah standar nasional di Indonesia sekitar 11.944 buah yang ditetapkan di seluruh sektor di Indonesia.

Beberapa produk yang awalnya sukarela lalu menjadi wajib terutama untuk produk yang erat kaitannya dengan K3L (Keselamatan, Kesehatan, Keamanan dan Pelestarian Lingkungan hidup).

Salah satu contoh standar nasional wajib yang ada di Indonesia, yaitu helm. Semua helm di Indonesia yang beredar wajib mempunyai tanda standar tersebut untuk menjamin keselamatan bagi pengendara.

Tanda Standar Nasional Indonesia bertujuan untuk menerangkan bahwa produk Anda memiliki nilai tambah dibandingkan produk sejenis lainnya. Meskipun begitu, tidak ada larangan peredaran produk barang sejenis lainnya yang tidak memiliki tanda tersebut.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa standar nasional ini diterapkan di berbagai sektor, seperti pertanian dan teknologi pangan. Teknologi pangan dan sektor pertanian memiliki 1923 standar nasional.

Untuk teknologi pangan yang memiliki standar nasional wajib ada 13 yaitu:

Air minum dalam kemasan.

Air demineral.

Air minum embun.

Biskuit.

Garam dapur.

Kopi instan.

Tepung.

Kakao bubuk.

Minyak goreng kelapa sawit.

Mie instan.

Gula kristal mentah.

Gula kristal putih.

Gula kristal rafinasi.

Standar nasional pada produk industri termasuk dalam kategori wajib. Produk tersebut harus memenuhi persyaratan standar nasional yang ada.

Jika produk Anda telah memenuhi syarat dan mendapat sertifikat jangan lupa mencantumkan logo SNI pada kemasan produk sebagai bukti. Saat ini marak peredaran produk makanan dan minuman yang tidak berstandar nasional Indonesia dan berlabel halal.

Dengan adanya kejadian ini, Kementerian Perdagangan mengambil tindakan dengan mengawasi dan memantau peredaran makanan dan minuman di pasaran melalui sidak atau inspeksi mendadak.

Hal tersebut bertujuan untuk menyelidiki makanan/produk ilegal atau tidak jelas. Adanya sidak pasar bertujuan untuk melindungi konsumen Indonesia supaya terhindar dari zat berbahaya dalam produk makanan.

Upaya Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan standardisasi produk makanan juga dilakukan dengan melaksanakan dua program yaitu SNI dan sertifikat halal.

badan standar nasional

Adanya dua program tersebut mempermudah pemerintah untuk memeriksa dan mengawasi peredaran produk ilegal. Produk makanan expired atau kadaluarsa juga termasuk dalam produk pangan ilegal.

Anda bisa mengetahui kualitas produk dengan cara melihat harganya. Jika harga produk makanan tersebut lebih murah dibanding harga biasanya maka kemungkinan makanan tersebut bermasalah.

Aturan mengenai sertifikat halal & standar nasional untuk semua produk telah diatur dalam peraturan pemerintah agar dapat menyediakan produk yang bagus dan aman bagi konsumen. Kategori produk makanan yang berstandar nasional yaitu:

Biskuit.

Garam dapur.

Gula merah/gula pasir.

Jagung manis.

Jahe kering.

Air mineral.

Minuman berperisa.

Minuman sari buah.

Roti tawar.

Roti manis.

Selain bahan makanan di atas, ada pula beberapa contoh standar nasional bahan & produk nabati yaitu:

Saus cabe.

Margarin.

Kembang gula.

Kopi bubuk.

Crude palm oil.

Kecap.

Coklat butir.

Saus tomat.

Minyak goreng.

Tepung singkong.

Tepung terigu sebagai bahan makanan.

Teh hitam.

Minyak kelapa sawit.

Biji mete kupas (cashew kernels).

Minyak inti kelapa sawit.

Biskuit diet diabetes.

Tepung jagung.

pengertian sni

Download akses standar nasional indonesia

Di berbagai negara banyak jenis standardisasi sesuai dengan kepentingan negara masing-masing. Jenis standar saat ini telah menjadi institusi terpercaya, seperti EN 71 yang digunakan Eropa, BS (British Standards) yang digunakan oleh Inggris dan lain sebagainya.

Standardisasi tersebut dikeluarkan oleh organisasi internasional bukan dari pemerintah. Organisasi tersebut dikenal dengan ISO (International Organization of Standarization). Organisasi ini didirikan pada tahun 1947.

Di Indonesia pemerintah menjadikan ISO sebagai standar nasional. SNI merupakan standar nasional dari negara yang digunakan untuk produk tertentu di seluruh Indonesia yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jika Anda memiliki produk barang atau jasa segera daftarkan mereknya, supaya tidak dibajak pihak lain. Selain melindungi merek, Anda juga perlu memastikan keamanan produk Anda melalui daftar standar nasional.

Anda bisa mengakses laman resmi BSN (Badan Standardisasi Nasional) untuk melakukan registrasi. Gunakan kartu identitas Anda untuk mengisi formulir registrasi di laman tersebut.

Setelah itu Anda bisa login menggunakan username dan password yang sudah dibuat. Untuk langkah selanjutnya Anda tinggal ikuti saja instruksi yang ada pada laman resmi BSN tersebut.

produk sni yang berlaku

Pengertian SNI dan fungsinya

Tidak semua orang memahami pentingnya standar nasional. Standar nasional merupakan peraturan pemerintah untuk meresmikan/melegalkan suatu produk barang berdasarkan standar yang diatur pemerintah.

Produk makanan dan minuman termasuk dalam kategori standar nasional wajib contohnya yakni garam yodium, kopi bubuk instan, tepung terigu, minyak goreng, gula, coklat bubuk dan lainnya.

Di Indonesia banyak produk yang memiliki standardisasi berdasarkan peraturan pemerintah dan telah mendapatkan sertifikat SNI dari pemerintah.

Standar nasional yakni standar yang ditetapkan oleh BSN untuk masyarakat berdasarkan hasil produksinya, baik itu perorangan maupun perusahaan.

Kategori produk wajib standar nasional biasanya ditandai dengan simbol/stempel standar nasional Indonesia di setiap produknya. Pemberian stempel tersebut menandakan atas jaminan kualitas dan kelayakan produk.

Selain kualitas, tanda tersebut juga memberikan jaminan hak dan keamanan bagi konsumen atas penggunaan produk barang yang telah memiliki sertifikat standar nasional.

Perlindungan standar nasional juga berlaku pada pengusaha yang memproduksi atau memasarkan suatu barang. Ada dua jenis standar nasional yaitu standar nasional yang bersifat wajib dan sukarela.

Standar nasional mengatur sistem manajemen yang menjamin mutu atau kualitas suatu produk. Sistem manajemen mutu produk ialah standar kualitas pada suatu produk untuk dapat menentukan hasil produk sesuai dengan standardisasi nasional.

Jika tidak sesuai standar maka akan ditolak oleh pemerintah. Fungsi standar nasional berdasarkan daya tingkatan pasar, yakni:

1. Dapat meningkatkan kepastian pasar yang meliputi keamanan dan kesehatan.

2. Meningkatkan efisiensi transaksi pasar.

3. Dapat mempermudah rantai pasokan.

4. Mengurangi keragaman produk sehingga terbentuk skala pasar yang lebih baik.

5. Meningkatkan kemampuan pasar untuk menghalangi kualitas produk impor yang rendah.

Standar nasional bisa saja bersifat sukarela dan tidak wajib. Akan tetapi untuk melindungi perkembangan ekonomi nasional, pemerintah juga menerapkan sistem standar nasional wajib.

Pemberlakuan standar nasional wajib dilakukan untuk menghindari dampak negatif yang akan terjadi, seperti:

1. Penghambatan perkembangan UKM.

2. Menghambat inovasi.

3. Menghambat persaingan secara sehat.

sni merek

Cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membatasi penerapan standar nasional dan kegiatan/proses produksi suatu produk yang memiliki risiko tinggi. Berikut ini penjelasan manfaat SNI bagi produk, yaitu:

1. Produk dalam negeri mampu bersaing dengan produk luar negeri

Banyak produk luar negeri yang diperjualbelikan di Indonesia. Dengan adanya standar nasional, pemerintah lebih memperhatikan dan mengawasi produk buatan Indonesia dengan kualitas yang baik.

Oleh karena itu, manfaat produk standar tersebut bagi produk adalah supaya dapat menguasai pasar dengan kualitas yang terjamin sesuai dengan standar nasional.

2. Membangun kepercayaan konsumen

Persaingan bisnis yang ketat saat ini menuntut Anda agar mampu menjaga kepercayaan dan loyalitas konsumen Anda, supaya konsumen tetap membeli produk Anda.

Adanya label standar nasional membuat konsumen percaya pada kualitas, keamanan dan keselamatan produk Anda.

Para konsumen tidak akan khawatir dengan produk yang Anda buat sendiri, karena produk Anda terjamin dan dilindungi oleh pemerintah dengan adanya label standar tersebut.

3. Membantu pengusaha supaya terhindar dari jeratan hukum

SNI dapat menjamin produk Anda supaya legal dan aman untuk masyarakat Indonesia. Standar nasional tersebut juga dapat membantu bisnis Anda supaya Anda memiliki daya saing di tengah ketatnya kompetisi bisnis.

Standar tersebut diharapkan mampu menjamin mutu produk barang atau jasa demi keselamatan, keamanan dan kesehatan konsumen serta lingkungan sekitar.

Fungsi standar nasional juga sebagai kunci pagar NKRI bagi masyarakat Indonesia supaya dapat bersaing di tingkat internasional.

Selain memiliki fungsi yang amat penting, standar nasional juga memiliki tujuan sebagai berikut:

Untuk menjaga kualitas produk barang/jasa, meningkatkan daya saing dan perlindungan terhadap konsumen.

Indonesia telah termasuk dalam pembentukan organisasi perdagangan dunia untuk mengatur permasalahan standardisasi dan menyesuaikan peraturan perundang-undangan nasional di bidang standardisasi.

Salah satu undang-undang di bidang standardisasi adalah uu perindustrian yang baru saja disahkan pada Desember lalu.

Dengan adanya uu perindustrian tersebut, maka pemerintah akan memberikan sanksi tegas terhadap penyalahgunaan aturan standar nasional wajib dengan ancaman pidana penjara.

contoh produk sni

Produk SNI yang berlaku di indonesia

Produk merupakan hasil produksi seseorang yang dapat diperjualbelikan, dipakai dan dikonsumsi oleh seseorang sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Istilah lain produk adalah benda nyata yang memiliki banyak jenis. Jenis-jenis produk dibagi menjadi dua, yaitu produk industri dan produk konsumsi.

Produk konsumsi (customer products) biasanya berupa barang yang digunakan oleh konsumen akhir atau barang yang tidak diperjualbelikan lagi. Macam-macam barang tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Barang kebutuhan sehari-hari (convenience goods)

Barang ini pada umumnya sering dibeli dan digunakan segera seperti beras, snack, baterai dan barang yang ada di warung lainnya.

2. Barang belanja (shopping goods)

Barang belanja adalah barang yang dibeli oleh konsumen dengan cara membandingkan dan melihat mutu, harga dan modelnya, seperti sepatu, pakaian, baju dan lain-lain.

3. Barang khusus (speciality goods)

Barang khusus adalah barang yang memiliki ciri khas dan keunikan. Biasanya para konsumen berusaha memiliki atau membelinya melalui proses pertimbangan.

Contoh barangnya yakni mobil, motor, kamera dan sebagainya.

Produk industri (business product) yaitu barang yang dapat digunakan untuk program pengembangan pemasaran atau untuk berbisnis. Barang industri juga memiliki beberapa jenis, yaitu:

1. Bahan mentah

Barang ini merupakan bahan baku mentah yang digunakan untuk memproduksi produk barang lainnya, seperti gandum, padi, hasil hutan dan lain-lain.

2. Barang operasional

Barang operasional ini juga merupakan barang kebutuhan sehari-hari dalam sektor industri atau bisnis. Misalnya printer, komputer, atk dan lain sebagainya.

3. Bahan baku dan suku cadang pabrik

Barang industri ini digunakan sebagai suku cadang bagi produk lainnya, seperti pasir, baja, beton, mesin dan lain-lain.

Produk yang memenuhi standar nasional biasanya diberi tanda atau logo Standar Nasional Indonesia pada produk tersebut.

Sementara untuk produk yang memiliki standar nasional wajib, tetapi tidak tertera tanda atau logonya maka produk itu dilarang beredar di Indonesia karena produk yang berlaku di Indonesia harus memiliki standar nasional.

fungsi sni

Contoh produk dengan standar nasional

Saat ini banyak produk yang harus memenuhi standar dalam negeri. SNI dikeluarkan oleh pemerintah supaya dapat melindungi konsumen dari produk yang berbahaya.

Contoh produk berstandar nasional berupa elektronik, mainan anak, makanan dan minuman, baja, beton, besi, baja dan lain sebagainya. Berikut ini ada 10 mainan yang telah memenuhi standar nasional dan menerapkan SPPT standar nasional:

Mainan beroda, mobil pedal, sepeda roda tiga, skuter dan kereta boneka.

Boneka dan aksesorisnya.

Baby walker dari logam dan plastik.

Puzzle dari segala jenis.

Balon/pelampung renang untuk anak dan mainan lainnya yang terbuat dari karet/plastik, senapan pistol mainan dan lainnya.

Balok atau potongan angka, huruf, binatang, mesin jahit mainan, mesin ketik mainan dan perangkat penyusun kata/pengucap kata.

Kereta elektrik termasuk rel, tanda dan aksesorisnya.

Kelereng, stuffed toy menyerupai binatang bukan manusia.

Tali lompat.

Mainan perangkat konstruksi dari bahan selain plastik.

Pemberlakuan standar nasional wajib terhadap mainan anak diatur berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian No 24/M-IND/PER/4/2013. Bagi mainan produksi lokal yang tidak memenuhi standar nasional maka akan ditarik peredarannya.

Untuk mainan impor yang tidak memenuhi standar maka dilarang beredar di wilayah Indonesia. Apabila mainan impor tersebut terlanjur masuk ke Indonesia akan dikembalikan ke negara asal atau dimusnahkan.

Peraturan tersebut bertujuan untuk melindungi konsumen, khususnya anak di bawah umur supaya aman dalam menggunakan produk mainan lokal maupun impor.

standar nasional indonesia

Selain mainan, adapula contoh nama produk elektronik yang memiliki standar nasional, yaitu Polytron, Miyako, LG dan lain-lain. Barang elektronik tersebut berupa setrika listrik, mesin cuci, kulkas, magic jar dan sebagainya.

Kementerian Perdagangan sendiri telah mengatur pendaftaran produk standar nasional wajib dalam negeri atau luar negeri dalam sistem online.

Hal itu untuk mempermudah para pengusaha untuk mengakses situs web SNI dan mereka tidak perlu untuk datang langsung ke Jakarta guna mendaftar standar nasional tersebut.

Berikut ini adalah contoh daftar produk standar nasional wajib yang telah ditetapkan pemerintah:

Mie instan

Mie instan termasuk dalam produk makanan dengan standar nasional wajib yang ditetapkan pemerintah. Nomor standar nasional pada produk makanan ini adalah 60/M-IND/PER/7/2015.

Makanan kaleng

Selain mie instan, produk makanan lain yang memiliki standar nasional wajib yaitu makanan kaleng/sarden/makarel. Produk ini termasuk dalam SNI dengan nomor 1604.12.10.00.

Sirup

Selain mie instan dan makanan kaleng, sirup juga termasuk ke dalam jenis produk standar nasional, meskipun tidak semuanya.

Produk standar nasional terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan saat ini adalah pelumas. Oleh karena itu, tahun 2019 ini pelumas termasuk standar nasional yang wajib.

Himbauan yang disampaikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk lebih berhati-hati dalam membeli barang elektronik seperti tusuk kontak, kabel listrik dan lain-lain.

Dalam pemilihan tusuk kontak listrik harus yang memiliki tingkat keamanan dalam penggunaannya. Banyak kejadian kebakaran dikarenakan tusuk kontak yang tidak aman dan tidak sesuai standar.

Diperlukan adanya standar nasional pada peralatan rumah tangga supaya tidak membahayakan keluarga.

Barang elektronik yang digunakan selama berjam-jam seperti, kipas angin dan AC (Air Conditioner) harus memiliki standar tersebut.

Selain logo standar nasional, masyarakat harus memastikan bahwa produk yang digunakan telah terdaftar di Kementerian Perdagangan dengan menunjukkan nomor registrasi produk (NRP) untuk produk dalam negeri.

Jika produk Anda merupakan produk luar negeri, Anda harus memastikan nomor pendaftar barang (NPB) untuk produk impor dan juga harus menggunakan label berbahasa Indonesia.

logo sni

Sertifikasi Standar Nasional Indonesia

Standar nasional adalah standar yang ditetapkan oleh BSN dan hanya berlaku di wilayah Indonesia. Sertifikasi standar nasional sebenarnya bersifat sukarela pada awal pemberlakuannya.

Sertifikasi ini bertujuan untuk meresmikan produk dalam dan luar negeri terkait dengan kualitas produk.

Proses sertifikasi produk adalah untuk menentukan suatu produk memenuhi persyaratan atau tidak. Proses ini dilakukan melalui pengujian oleh pihak ke tiga.

Jenis produk juga dapat menentukan penilaian apakah memenuhi persyaratan atau tidak. Penilaian atau objek utama sertifikasi produk adalah produknya bukan pada perusahaan. Namun untuk sertifikasi sistem manajemen, objek yang dibutuhkan adalah perusahaannya.

Tujuan utama dalam sertifikasi industri adalah ingin menerapkan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan standar yang diakui secara nasional dan internasional.

Sedangkan fungsi sertifikasi ini adalah sebagai jaminan tertulis terkait dengan penerapan sistem manajemen mutu dalam produksi barang/jasa yang memenuhi persyaratan internasional.

Kemudian adanya pelabelan atau tanda jaminan kualitas pada produk yang dijual di pasaran dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar persyaratan yang diikuti.

daftar sni

Standar produk tersebut meliputi aspek keamanan, keselamatan dan kesehatan maupun lingkungan hidup masyarakat. Manfaat sertifikasi yang didapatkan yaitu:

1. Meningkatkan daya saing industri secara nasional.

2. Melindungi konsumen dan meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk.

3. Memfasilitasi para pengusaha untuk meningkatkan pasar produk industri mereka.

Selain sertifikat Standar Nasional Indonesia, sertifikat merek dagang juga diperlukan untuk menguatkan produk barang atau jasa yang Anda miliki.

Bahkan para pebisnis sudah lebih dulu mendaftarkan merek produknya sebelum mendaftarkan standar nasional pada produknya.

Dengan memperoleh merek dagang terdaftar serta standar nasional yang sesuai, bisnis Anda akan berkembang pesat dan penjualan otomatis meningkat.

Bagikan :