021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Kelas Merek Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Memilihnya

Kelas Merek adalah pengelompokan jenis barang dan jasa dalam pendaftaran merek sesuai dengan yang ditetapkan oleh Nice Classification.  Daftar kelas merek dagang yang perlu diketahui sebelum pendaftaran merek agar tidak ada hambatan dan kesalahan saat pemilihan kelas merek.

Apakah Anda ingin mendaftarkan merek? Namun, Anda wajib tahu terlebih dahulu kelas merek dan jenis jasa atau barang sebelum mendaftar merek. Alasan memilih kelas merek yang benar dapat memudahkan bagi Anda diterima pengajuan pendaftaran mereknya.

Jika sampai ada kesalahan, maka rentan sekali untuk mendapat penolakan. Fungsi dari kelas merek ini adalah untuk membatasi atas hak yang telah diberikan bagi suatu merek.

Jadi, misalkan Anda sudah terdaftar di kelas merek 1, maka orang lain juga bisa mendaftarkan merek mereka pada kelas merek yang berbeda dengan Anda. Masih bingung dengan kelas merek ini? Yuk simak selengkapnya ulasan jenis kelas merek di bawah ini!

Kelas Merek Adalah

Jenis Kelas merek Sesuai Dengan ”Nice Classification” Edisi 11

Untuk lebih memahami tentang kelas merek akan lebih mudah jika dengan ada contohnya. Kelas merek seluruhnya ada 45 dengan pembagian Kelas Barang adalah nomor 1-34. Sedangkan untuk kelas jasa nomor 45-45.

Jenis-Jenis Kelas Merek

Berikut ini beberapa jenis kelas merek dan klasifikasinya supaya Anda lebih memahaminya:

1. Kelas 1
Untuk kelas merek 1 ini terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Bahan kimia yang biasa digunakan pada industri dan juga di bidang pertanian
● Resin buatan yang tidak melalui tahapan pemrosesan
● Komposisi pencegahan kebakaran dan pemadam kebakaran
● Bahan yang diperuntukkan penyamakan kulit binatang
● Dempul, pengisi pasta dan juga Pupuk kandang
● Persediaan biologis yang biasa dipergunakan pada industri dan sains
● Ilmu pengetahuan dan fotografi
● Hortikultura, kehutanan, Plastik yang tidak diproses dan juga sediaan tempering dan solder
● Perekat yang biasa digunakan pada industri, Kompos dan juga Pupuk.

2. Kelas 2
Untuk kelas merek 2 sendiri ini terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Perni
● Pengawet untuk karat dan untuk kerusakan kayu
● Celupan
● Menandai, mengukir dan juga logam dalam bentuk foil
● Dekorasi, Lak, Cat, dan juga pewarna
● Tinta untuk mencetak
● Resin alami mentah
● Bubuk yang biasa dipergunakan dalam lukisan
● Percetakan dan seni.

3. Kelas 3
Untuk klasifikasi pada kelas merek 3 sendiri terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Kosmetik non-obat
● Pasta gigi tanpa obat
● Minyak esensial
● Sediaan pembersihan
● Gerusan dan abrasif
● Sediaan perlengkapan mandi
● Wewangian
● Sediaan pemutihan dan juga bahan lainnya
● Pemolesan

4. Kelas 4
Untuk klasifikasi pada kelas merek 4 sendiri terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Minyak dan lemak industri
● Pelumas
● Pembasahan dan juga pengikatan debu
● Lilin dan sumbu penerangan
● Komposisi penyerap
● Bahan bakar dan iluminan.

5. Kelas 5
Untuk kelas merek 5 sendiri terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Obat-obatan
● Persediaan medis dan juga kedokteran hewan
● Persediaan sanitasi diperuntukkan keperluan medis
● Makanan
● Zat makanan untuk veteriner atau penggunaan medis
● Makanan untuk bayi
● Suplemen makanan untuk hewan dan manusia
● Plester
● Bahan untuk pembalut
● Bahan untuk menghentikan gigi
● Lilin gigi
● Desinfektan
● Sediaan untuk menghancurkan kutu
● Fungisida
● Herbisida

6. Kelas 6
Untuk klasifikasi pada kelas merek 6 sendiri terdiri dari beberapa barang, yakni:
● Logam biasa dan juga campurannya
● Bahan logam untuk konstruksi dan juga bangunan
● Kabel yang terbuat dari dari logam biasa
● Barang-barang kecil yang terbuat dari perangkat keras logam
● Brankas
● Bijihnya
● Bangunan yang bahan pembuatannya dari logam dan juga bisa diangkut
● Kawat non-listrik yang terbuat dari dari logam biasa
● Wadah atau penampung yang terbuat dari logam dengan kegunaan dalam penyimpanan atau transportasi.

7. Kelas 7
Untuk klasifikasi pada kelas merek 7 sendiri terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Mesin
● Peralatan mesin
● Peralatan yang dioperasikan daya
● Motor dan mesin, selain untuk kendaraan darat
● Komponen transmisi dan kopling, selain untuk kendaraan darat
● Alat pertanian, kecuali alat tangan yang pengoperasiannya menggunakan tangan
● Inkubator untuk telur
● Mesin penjual otomatis.

8. Kelas 8
Untuk kelas merek 5 sendiri terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Perkakas dan juga alat tangan yang pengoperasiannya secara manual
● pedang
● pisau
● pisau cukur

9. Kelas 9
Untuk kelas merek 9 sendiri ini terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Peralatan dan juga instrumen yang dipergunakan untuk keperluan pengajaran, inspeksi, deteksi, penimbangan, audio visual, fotografi, navigasi, ilmiah, penelitian, survei, sinematografi, optik, pengukuran, pensinyalan, pengujian, dan penyelamatan.
● Alat dan juga instrumen untuk mengatur, melakukan, mengubah, mengalihkan, mengendalikan distribusi penggunaan listrik.
● Peralatan dan juga instrumen untuk memproduksi, merekam, memproses suara, data atau gambar.

10. Kelas 10
Untuk kelas merek 10 sendiri ini terdiri dari beberapa barang yang meliputi:
● Peralatan dan juga instrumen medis, gigi, bedah dan hewan
● Barang-barang ortopedi
● Alat terapi
● Alat dan juga barang diperuntukkan aktivitas seksual
● Anggota badan, mata dan gigi tiruan
● Alat pijat
● Bahan jahitan
● Alat bantu untuk orang cacat
● Alat dan juga barang diperuntukkan bayi menyusui

11. Kelas 11
Pada kelas merek meliputi peralatan dan juga instalasi yang berguna untuk penerangan, pendinginan, pemanasan, pemasakan, penghasil uap, ventilasi, pengeringan, keperluan sanitasi dan pasokan air.

12. Kelas 12 – 14
Untuk kelas merek 12 meliputi alat penggerak melalui air, udara dan juga darat serta kendaraan. Pada kelas merek 13 meliputi senjata api, bahan peledak, amunisi dan proyektil.

Sedangkan Untuk kelas merek 14 ini mencakup logam mulia dan juga campuran, instrumen kronometrik, instrumen hidrologis, perhiasan, semi mulia dan batu mulia.

13. Kelas 15 – 17
Untuk kelas merek 15 terdiri dari pentungan konduktor, dudukan penyangga lembaran musik, alat-alat musik dan juga dudukan penyangga alat musik.

Untuk kelas merek mencakup barang cetakan, foto-foto, kuat cat, huruf-huruf cetak, kebutuhan alat tulis kantor selain furniture dan lainnya.

Sedangkan untuk kelas merek 17 meliputi pipa fleksibel, selang, tabung yang bahan pembuatannya bukan dari logam.

14. Kelas 18 – 20
Untuk kelas merek 18 mencakup kulit binatang, tongkat jalan, kulit mentah, payung. Kalung, kerah, pakaian untuk hewan dan lainnya.

Untuk kelas merek 19 mencakup aspal, monumen, bukan dari logam, pek, bitumen, pipa kaku dan juga bahan bukan dari logam.

Sedangkan Untuk kelas merek 20 ini ada beberapa barang, yakni furniture, bingkai foto, cermin, wadah, bukan dari logam, kerang dan lainnya.

15. Kelas 21 – 24
Contoh barang kelas merek 21 diantaranya sisir dan spons, bahan pembuatan sikat, sikat (kecuali kuas cat), porselen dan gerabah, barang pecah belah dan lainnya.

Pada kelas merek 22 ada beberapa barang meliputi Tambang dan tali, tenda dan terpal, jaring, layar dan juga tenda tekstil atau bahan sintetis.

Untuk kelas merek 23 dan 24 hampir sama meliputi benang untuk tekstil, pengganti tekstil, tirai tekstil atau plastik dan juga linen rumah tangga.

16. Kelas 25 – 27
Pada kelas merek 25 ini ada pakaian, alas kaki dan tutup kepala. Sedangkan untuk kelas 26 ada Renda, bordir dan pita serta busur pakaian dan lainnya. Untuk kelas merek 27 sendiri ada anyaman, tirai, tikar, permadani, karpet dan lainnya.

17. Kelas 28, 29 dan 30
Pada kelas merek 28 ada barang permainan serta alat-alatnya, peralatan senam dan olahraga dan dekorasi untuk pohon Natal. Sedangkan pada kelas merek 29 ada daging, unggas, ikan, binatang buruan, buah dan sayur yang dibekukan, dikeringkan dan dimasak dan lainnya.

untuk kelas merek 30 sendiri ada mir, pasta, beras, coklat, kopi, teh, sagu, tapioka, cokelat, kue kering, roti dan bahan lainnya.

18. Kelas 31 – 34
Untuk kelas merek 31 ada produk pertanian, hortikultura, akuakultur, kehutanan mentah dan yang belum terolah, biji mentah, bumbu segar dan lainnya. Sedangkan untuk kelas merek 32 meliputi Bir, mineral, air aerasi, minuman non-alkohol dan lainnya.

Sedangkan untuk kelas merek 33 ada minuman beralkohol, selain bir. Pada kelas merek 34 ada pengganti tembakau dan juga tembakau, pemantik rokok, benda untuk perokok dan sejenisnya.

19. Kelas 35 – 40
Untuk kelas merek 35 sampai dengan kelas merek 45 merupakan kelas jasa berfokus pada berbagai bidang administrasi dan manajemen. Beberapa kelas jasa juga menangani urusan keuangan perkantoran.

Sedangkan untuk kelas merek nomor 40 kelas jasa yang difokuskan adalah penanganan material. Proses manajemen tersebut juga sudah mencakup penanganan dalam bidang telekomunikasi serta manajemen untuk berbagai jenis asuransi.

Langkah Dalam Menentukan Kelas Merek

Dengan begitu banyaknya jenis kelas merek yang ada, tentu Anda sedikit merasa bingung untuk menentukan kelasnya. Namun, tenang saja. Dalam menentukan jenis kelas merek ada caranya yang mudah. Berikut ulasannya:

1. Tentukan Bidang Usaha/Bisnis

Langkah pertama dalam menentukan kelas merek adalah dengan menentukan bidang usaha atau bisnis Anda. Kelas berkaitan dengan apa usaha dan bisnis Anda. Contoh bidang usaha adalah bergerak di bidang jasa atau wujud barang. Kelas merek terbagi menjadi dua hal. Jika bukan jasa, ya barang. Maka dari itu, Anda harus tahu bidang usaha Anda.

2. Pahami Model Bisnis Atau Usaha Yang Sedang Dijalankan

Selanjutnya dalam menentukan kelas adalah dengan menentukan model bisnis Anda. Alasannya dalam satu merek Anda bisa mendaftarkan lebih dari satu kelas. Contohnya pada kelas merek bisnis kopi, bisa Anda masukkan pada kelas 43 yaitu kedai cafe dan kelas merek 35 yakni penjualan booth.

3. Tentukan Kata Kunci Usaha Anda

Kelas merek bisa Anda tentukan dari kata kunci usaha atau bisnis Anda. Dengan mengetahui kata kunci bisa dimasukkan ke dalam kelas apa saja untuk bisnis atau usaha Anda. Contohnya jika untuk kata kunci usaha Anda adalah “Boba”, untuk kata kunci ini bisa Anda masukkan kelas merek 29, 30, 32, 35 dan 43.

4. Ketahui Tujuan Merek Dagang Anda

Anda juga perlu mengetahui tujuan kelas merek dagang Anda hanya sekedar untuk satu produk atau sudah mencakup beberapa kelas karena terdiri dari beberapa jenis usaha. Perusahaan bisa memiliki beberapa produk, namun produk hanya milik satu perusahaan.

5. Pilih Klasifikasi Merek Dagang

Menentukan klasifikasi kelas merek dagang memang sulit. Supaya lebih mudah, Anda perlu konsultan HKI seperti Patendo yang ahli dibidangnya. Jika Anda memiliki produk jadi, maka Anda harus cermat dalam memilih klasifikasinya.

Perhatikan dengan cermat kelas mana yang sesuai dengan merek dagang Anda. Hal ini penting karena jika Anda sampai salah bisa berakibat tertolaknya pengajuan Anda. Cermati kelas merek dari kelas 1 sampai kelas 45.

Pentingnya Bantuan Konsultan HKI Dalam Menentukan Kelas Merek

Pentingnya Bantuan Konsultan HKI Dalam Menentukan Kelas Merek

Dari pada Anda pusing memilih kelas merek sendiri, lebih baik meminta bantuan konsultan HaKI Patendo dalam menentukan kelas merek yang sesuai. Ingat! Kesalahan dalam menentukan kelas merek bisa berakibat permohonan Anda tertolak.

Apa keuntungan menggunakan konsultan HaKI?

1. Tidak Ada Kerumitan

Menentukan kelas merek dengan bantuan konsultan HaKI dapat menghindarkan Anda dari kerumitan. Kelas merek memiliki banyak sekali klasifikasinya. Jika Anda tidak benar-benar memahaminya, maka tinggal tunggu saja ketidaktepatannya.

Selain itu, Anda akan di habiskan waktu hanya untuk memahami kelas yang sangat beragam. Dengan bantuan konsultan HaKI informasi tentang kelas merek akan mudah Anda pahami dan juga terbantu dalam menentukannya.

2. Mengurangi Risiko Permohonan Ditolak

Konsultan HaKI memang tidak bisa menjamin permohonan pendaftaran merek Anda terkabulkan karena hanya pemerintah yang berhak menyetujui merek yang didaftarkan. Namun, setidaknya dengan bantuan konsultan HaKI akan dapat mengurangi risiko permohonan Anda tertolak.

Alasan dalam penolakan permohonan pendaftaran merek beragam, mulai dari isi data tidak benar, kekurangan dokumen, merek mirip dengan yang sudah terdaftar, tidak memenuhi kriteria DJKI dan lainnya.
Nah, keberadaan konsultan HaKI dapat meminimalisir terjadinya itu semua dalam menentukan kelas merek sampai pengajuannya.

3. Bantuan ketika Ada Masalah

Ketika ada masalah dalam menentukan kelas merek sendiri siapa yang mau bantu? Lain halnya jika Anda menggandeng konsultan HaKI dalam menentukan kelas merek untuk permohonan merek Anda.

Jika Anda mempercayakan pada konsultan HaKI yang resmi terdaftar seperti Patendo, tentu Anda akan mendapat bantuan secara keseluruhan mulai dari awal hingga mencapai hasil. Dengan begitu, masalah akan teratasi dengan baik.

4. Mudah, Cepat Dan Tepat

Konsultan HaKI dengan berbagai hal yang telah dikuasainya, akan membantu Anda cek kelas merek apakah merek Anda tersebut sudah ada pemiliknya atau belum.

Nah, jika Anda ingin mengetahui kelas merek usaha anda lebih baik melalui bantuan konsultan. Konsultan HaKI akan membantu Anda dalam memilihkan kelas merek sehingga meminimalisir kesalahan. Segera daftarkan merek anda agar terlindungi dan tidak digunakan orang lain. Hubungi Patendo, terima kasih.

Bagikan :
There are currently no comments.