021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

15 Cara Bisnis Kosmetik Brand Sendiri 2022

Bisnis kosmetik brand sendiri adalah usaha menjual produk kecantikan dengan menggunakan nama merek atau hasil riset sendiri. Bisnis kosmetik adalah salah satu bisnis yang menjanjikan dewasa ini. Banyak artis hingga masyarakat umum yang berlomba-lomba dalam membangun bisnis kosmetik dengan brand atau nama merek sendiri.

Alhasil bermunculan bisnis kosmetik brand sendiri baru di masyarakat. Mulai dari yang menjual skincare atau krim wajah, lipstick, sunscreen hingga penumbuh rambut.

15 Cara Bisnis Kosmetik Brand Sendiri

15 Cara Bisnis Kosmetik Brand Sendiri

Semua berlomba-lomba membuka bisnis kosmetik yang memiliki target pasar yang menjanjikan. Namun semua itu tidak semudah yang Anda bayangkan. Jika Anda adalah satu satu yang ingin membangun bisnis kosmetik dengan brand sendiri, cobalah 15 cara bisnis kosmetik berikut untuk memulainya.

1. Tentukan Target Pasar Bisnis Kosmetik

Hal pertama yang perlu Anda lakukan dalam membangun bisnis kosmetik dengan brand sendiri adalah menentukan target pasar. Produk kecantikan bisa menjangkau semua kelompok umur dan gender sehingga Anda harus bijak melihat peluang kelompok mana yang akan Anda incar pertama kali.

Lakukan riset terhadap brand-brand bisnis kosmetik apa saja di target pasar yang Anda incar. Pertimbangkan yang kompetitor dan risiko bisnisnya tidak terlalu besar agar bisnis kosmetik Anda tidak layu sebelum berkembang.

Tidak hanya itu, Anda bisa mempertimbangkan hingga khasiat, harga, range konsumen, bahan hingga sosok influencer milik kompetitor. Langkah pertama ini adalah hal yang krusial untuk membangun bisnis kosmetik Anda.

2. Mengikuti Perkembangan Tren Kesehatan

Karena bisnis ini berkaitan dengan kesehatan tubuh maka penting untuk memantau perkembangan tren kesehatan saat ini. Perubahan kulit baik di wajah atau badan turut memengaruhi perubahan kualitas bahan kosmetik dari waktu ke waktu.

Pengaruh seperti sinar matahari, asap kendaraan, kelembapan hingga penyakit yang menyerang kulit juga bisa menjadi pertimbangan bagi Anda dalam menentukan bahan bagi bisnis kosmetik Anda ke depan.

Tidak ada salahnya untuk juga mengikuti perkembangan tren kecantikan atau bisnis kosmetik di negara lain. Contohnya saat fenomena Korean Wave menyebar ternyata itu turut memengaruhi cara berpenampilan remaja-remaja di Indonesia.

Alhasil bisnis kosmetik melejit salah satunya karena pengaruh budaya eksternal juga. Oleh karena itu, untuk membangun bisnis kosmetik brand sendiri, Anda juga harus terbuka dengan informasi eksternal.

3. Memahami Regulasi Bisnis Kosmetik

Faktor lain yang perlu Anda pertimbangkan adalah regulasi kosmetik atau produk kecantikan yang berlaku di Indonesia. Agar produk Anda bisa beredar di masyarakat, Anda perlu mendaparkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jangan sampai bisnis kosmetik Anda bermasalah di kemudian hari hanya karena tidak mengurus izin edar atau tidak menaati aturan peredaran kosmetik di Indonesia.

Regulasi lain yang perlu Anda urus adalah sertifikasi halal. Hal tersebut tidak terlepas dari mayoritas masyarakat Indonesia yang beragama Islam sehingga label halal menjadi hal yang krusial di mata konsumen.

Tetapi masih jarang brand kosmetik yang memiliki label halal sehingga bisa menjadi peluang untuk bisnis kosmetik Anda.

4. Melakukan Riset Bahan

Setelah informasi mengenai tiga hal di atas sudah selesai, kini saatnya untuk melakukan riset bahan pada produk kecantikan yang akan Anda pakai. Setiap kelompok umur atau gender memiliki kualitas wajah dan kulit yang berbeda sehingga pertimbangkan dengan baik, bahan seperti apa yang akan dipakai dalam bisnis kosmetik Anda.

Hindari bahan-bahan dari zat kimia berbahaya seperti merkuri yang bisa merusak tubuh. Contoh bahan lain yang harus bisnis Anda hindari misalkan kandungan minyak babi. Hal ini untuk memudahkan bisnis kosmetik Anda mendapatkan label halal.

Tidak hanya bahan kosmetiknya saja, lakukan juga riset terhadap packaging seperti apa yang cocok untuk target pasar Anda. Karena packaging yang tepat guna dan menarik akan menjadi factor konsumen turut membeli produk Anda.

5. Mempertimbangkan Modal Awal

Jika semua sudah siap, saatnya untuk menghitung berapa modal yang Anda butuhkan dalam membangun bisnis kosmetik dengan merek Anda brand sendiri. Apabila akan memulai bisnis dari rumahan, berarti Anda membutuhkan modal juga untuk membangun toko.

Namun apabila Anda akan menjualnya di toko online atau marketplace, maka Anda memerlukan biaya pengurusan untuk jualan di sana termasuk biaya domain. Sebaiknya pertimbangkan baik-baik berapa banyak produk yang Anda akan jual di awal. Anda bisa memanfaatkan sistem pre-order untuk melihat antusias target pasar yang hendak Anda jangkau.

6. Bekerja Sama dengan Mitra dengan Visi yang Sama

Hal lain yang bisa mendukung bisnis kosmetik Anda adalah mitra baik supplier atau reseller yang terlibat di dalamnya. Untuk supplier, pilih yang memiliki visi sama dengan Anda di dalam membangun bisnis kecantikan.

Anda perlu mewaspadai kemungkinan adanya supplier bahan yang nakal atau tidak menepati janjinya. Sementara jika Anda melibatkan reseller atau pihak ketiga, pastikan Anda memilih orang-orang yang bisa dipercaya. Semua itu untuk menjamin bisnis kosmetik Anda bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

7. Mengurus Izin Usaha Bisnis Kosmetik

Sebelum produk kosmetik Anda beredar atau dijual di masyarakat, pastikan Anda sudah memiliki izin usaha tersebut. Anda bisa mengurus perizinannya ke RT/RW setempat apabila berbentuk bisnis rumahan.

Dokumen lain yang perlu ada adalah surat keterangan dari Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan bisnis kosmetik Anda berjalan sesuai aturan. Nantinya jika usaha Anda semakin besar, tidak ada salahnya untuk membentuk badan usaha ke Kementerian Hukum dan HAM.

Selanjutnya, Anda bisa mengurus izin edar ke BPOM dan label halal ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) di bawah Kementerian Agama. Siapkan modal untuk mengurus izin usaha dalam membangun bisnis kosmetik Anda.

8. Mendaftarkan Merek Dagang

Salah satu yang penting dalam membangun bisnis kosmetik brand sendiri adalah perlindungan hukum terhadap merek dagang. Anda perlu mengurus hal ini agar ide bisnis Anda tidak dicuri atau diklaim oleh pihak lain.

Namun proses pendaftaran merek dagang kosmetik ini cukup merepotkan dan membutuhkan waktu yang panjang. Apabila Anda memiliki modal yang cukup, sebaiknya gunakanlah jasa Konsultan HKI yang berpengalaman seperti Patendo untuk mendaftarkan merek bisnis kosmetik Anda.

Apabila proses pendaftaran ini sudah Anda lakukan, Anda tidak lagi perlu khawatir orang lain atau kompetitor mengeklaim bisnis Anda.

9. Menentukan Cara dan Lokasi Penjualan Kosmetik

Selanjutnya pertimbangkan bagaimana cara penjualan bisnis kosmetik Anda. Apabila Anda memiliki modal yang minim, tidak ada salahnya untuk mempromosikan terlebih dahulu di marketplace atau situs penjualan online lainnya.

Saat ini sudah banyak situs marketplace yang menawarkan kemudahan dalam penjualan kosmetik sehingga Anda tidak perlu lagi repot memikirkan cara mendirikan toko kosmetiknya. Semua bisa Anda lakukan secara online. Namun jika menurut Anda toko fisik itu penting, Anda bisa memulai dari rumah atau ruko yang dekat dengan lokasi target pasar Anda.

10. Menyusun Strategi Pemasaran

Agar produk kosmetik Anda dibeli oleh konsumen, maka aktivitas promosi harus dilakukan dengan gencar. Anda bisa Menyusun strategi pemasaran dengan tepat agar semakin banyak konsumen yang tahu tentang keberadaan bisnis kosmetik Anda.

Anda bisa memanfaatkan media sosial ataupun promosi langsung ke target pasar. Berikan impresi dan pelayanan yang baik saat melakukan aktivitas promosi. Beri juga kesempatan untuk mencoba produk Anda agar konsumen percaya.

11. Lakukan Launching Bisnis Kosmetik

Jika semua sudah siap, saatnya Anda untuk meresmikan atau me-launching bisnis kosmetik Anda. Anda bisa melakukannya dengan memberikan diskon atau potongan harga untuk setiap pembeli produk tertentu.

Bisa juga dengan memberikannya secara cuma-cuma alias gratis untuk konsumen terpilih. Syaratnya mereka harus mau mempromosikan bisnis kosmetik Anda ke media sosial masing-masing.

Anda juga bisa mengundang masyarakat untuk datang ke toko atau butik kosmetik untuk mengadakan acara peresmiannya. Jangan lupa untuk memasang penanda toko agar konsumen tidak kebingungan dalam mencari lokasi toko Anda. Anda bisa menandainya juga di Google Maps karena banyak konsumen yang memanfaatkan aplikasi ini untuk mencari alamat.

12. Gunakan Media Sosial

Saat ini media sosial menjadi instrument penting dalam berbisnis terutama untuk melakukan aktivitas pemasaran agar banyak konsumen yang mengenal dan membeli produk Anda.
Gunakanlah media sosial bisnis untuk mempromosikan produk jualan Anda.

Bangun impresi yang baik kepada konsumen dengan postingan iklan di media sosial Anda. Sediakan juga katalog produk dan cara memesannya. Selain itu, Anda juga bisa melibatkan influencer atau pengguna media sosial dengan jumlah followers ribuan untuk mempromosikan bisnis kosmetik Anda.

13. Lakukan Evaluasi Penjualan Berkala

Sekarang saatnya untuk Anda berhenti sejenak mengevaluasi pencapaian penjualan produk bisnis kosmetik Anda. Cek berapa modal yang Anda keluarkan dan produk yang terjual apakah sebanding atau tidak.

Catatan penting untuk bisnis Anda adalah jangan sampai besar pasak daripada tiang atau pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Rencanakan dengan baik strategi penjualan atau pemasaran produk secara berkala.

Selain itu, Anda juga bisa meminta feedback dari konsumen tentang kualitas dan khasiat kosmetik Anda hingga cara promosi yang bisa Anda lakukan.

14. Melakukan Ekspansi Bisnis

Setelah bisnis kosmetik Anda semakin berkembang, coba lakukan ekspansi bisnis dengan membuka gerai-gerai baru di lokasi lainnya. Tujuannya agar bisa menjangkau konsumen di daerah berbeda. Anda bisa mempertimbangkan konsep franchise atau waralaba agar ekspansi bisnis kosmetik Anda bisa cepat berkembang.

15. Riset Kosmetik Baru

Terakhir, lakukan riset terhadap produk-produk kosmetik baru agar bisa memperluas jangkauan target pasar yang ingin Anda kejar. Anda bisa mencari produk lain yang saat ini tengah digemari.

Jangan pernah merasa puas dengan pencapaian penjualan Anda. Teruslah berinovasi untuk menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas untuk membangun bisnis kosmetik yang berkelanjutan.

Bagikan :
There are currently no comments.