021 2237 9620 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Persyaratan pendaftaran merek

Dapatkan pendaftaran merek dagang dengan biaya murah dan proses yang mudah bersama konsultan HKI terdaftar Patendo. Hubungi 0813 8670 6312.

Tahukah Anda, apa pentingnya pendaftaran Merek itu? Pendaftaran Merek memang sangat penting sekali dilakukan, dimana hal ini menjadikan Merek yang akan digunakan dalam kegiatan perdagangan dan jasa memperoleh perlindungan Hukum. Adapun persyaratan pendaftaran merek dan hal-hal lainnya sudah dijelaskan di dalam UU Merek, UU No 15 tahun 2001 pada pasal 3.

persyaratan pendaftaran merek

 

Selain itu, Anda perlu tahu bahwa pendaftaran suatu merek sangatlah perlu untuk dilakukan guna melindungi merek dari tindakan klaim atau pembajakan. Dengan mempunyai Sertifikat Merek, Anda bisa melakukan berbagai gugatan baik itu secara perdata maupun secara pidana terhadap pihak-pihak lain yang seenaknya menggunakan merek Anda tanpa izin. Berikut ini pembahasannya.

Pengertian Pendaftaran Merek

Merek merupakan sebuah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis yaitu berupa logo, gambar, kata, nama, huruf, angka, susunan warna, suara, hologram, dalam bentuk 2 (dua) dimensi atau 3 (tiga) dimensi, hingga kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut.

Dimana gunanya ialah untuk membedakan antara barang dan jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan juga jasa.

Sehingga, pengertian pendaftaran merek ialah sebuah proses pengakuan sebuah merek dagang guna mendapat izin persetujuan untuk menjual barang dan jasa tersebut oleh pihak lembaga yang berwenang.

Waktu Perlindungan Merek

Perlu Anda ketahui bahwa salah satu persyaratan pendaftaran Merek Dagang ataupun Merek Jasa yang telah terdaftar tentu akan mendapatkan perlindungan hukum selama 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan Merek tersebut. Adapun sebagaimana telah dijelaskan dalam prosedur pendaftaran merek menurut UU No.15 Tahun 2001 pada Pasal 28 yang menyatakan bahwa:

“Merek terdaftar mendapat perlindungan hukum untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal Penerimaan dan jangka waktu perlindungan itu dapat diperpanjang”.

Apabila sudah lewat 10 tahun, Merek tersebut dapat diperpanjang kembali dengan syarat bahwa Merek yang bersangkutan masih dipakai pada barang maupun jasa sesuai yang tercantum di dalam Sertifikat Merek. Dimana Merek tersebut juga harus masih diproduksi dan diperjualbelikan dipasaran.

 

persyaratan pendaftaran merek dagang

Sistem Perlindungan Merek

Selanjutnya, yang juga berkaitan dalam persyaratan pendaftaran merek ialah sistem perlindungan Merek dalam undang-undang Merek, UU No. 15 Tahun 2001.

Dimana undang-undang tersebut menerangkan sistem konstitutif atau sistem first to file, dimana sistem ini dinyatakan bahwa orang yang pertama kali mendaftarkan Merek, maka dia yang berhak untuk menggunakan Merek tersebut.

Oleh sebab itu, apabila pemilik usaha sudah menjalankan usahanya dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa, namun mereknya belum terdaftar maka akan beresiko besar seperti orang lain akan bebas mengklaim merek Anda tanpa izin.

Sehingga, pendaftaran sebuah Merek dagang atau jasa merupakan salah satu langkah yang paling awal dan utama dalam kegiatan usaha.

Kemana Harus Melakukan Pendaftaran Merek?

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait persyaratan pendaftaran merek dagang atau jasa, Anda bisa mendaftarkan merek dagang atau merek jasa tersebut ke Kantor Ditjen Hak Kekayaan Intelektual.

Supaya lebih mudah, Anda juga bisa meminta bantuan seorang Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dimana nantinya Konsultan HKI tersebut akan sangat membantu dalam upaya mendaftarkan Merek Dagang atau Merek Jasa akan Anda daftarkan tersebut.

Anda juga akan memperoleh advise secara utuh dan menyeluruh mulai dari awal proses pendaftaran hingga di keluarkannya Sertifikat Merek Dagang atau Merek Jasa tersebut.

 

 

persyaratan pendaftaran merek dagang hki

Fungsi Pemakaian Merek

Perlu Anda ketahui bahwa pemakaian Merek memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

1. Sebagai tanda pengenal guna membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan hasil produksi miliki orang lain atau pun badan hukum lainnya.

2. Sebagai alat promosi, sehingga dapat mempromosikan hasil produksinya hanya dengan menyebut mereknya.

3. Sebagai jaminan atas mutu barangnya.

4. Sebagai penunjuk asal barang atau jasa yang dihasilkan.

Fungsi Pendaftaran Merek

Selain harus memahami dengan baik apa saja persyaratan pendaftaran merek, Anda juga perlu mengetahui berbagai macam dari fungsi pendaftaran Merek tersebut, diantaranya:

1. Sebagai alat bukti bagi sang pemilik yang berhak atas Merek yang didaftarkan.

2. Sebagai dasar penolakan terhadap Merek yang sama keseluruhan atau pun sama pada pokoknya yang dimohonkan pendaftaran oleh orang lain untuk barang atau jasa dan sejenisnya.

3. Sebagai dasar untuk mencegah tindakan orang lain mengklaim Merek yang sama keseluruhan atau pun sama pada pokoknya dalam peredaran untuk barang atau jasa dan sejenisnya.

 

 

persyaratan pendaftaran merek usaha

Prosedur Permohonan Pendaftaran Merek

Dalam persyaratan pendaftaran merek, Anda juga perlu memenuhi syarat dalam permohonan pendaftaran merek yang nantinya akan diajukan oleh pemohon atau kuasanya kepada Menteri Hukum dan HAM secara elektronik maupun non-elektronik.

Pertama, pemohon atau kuasanya diharuskan untuk mengisi formulir permohonan merek dalam Bahasa Indonesia kepada Menteri Hukum dan HAM. Selain itu, formulir ini nantinya akan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya dengan lampiran sebagai berikut:

1. Label Merek

Jika merek berbentuk tiga dimensi, maka label merek tersebut akan dilampirkan dalam bentuk karakteristik merek tersebut. Sedangkan, jika merek tersebut berbentuk suara, maka label merek akan dilampirkan dalam bentuk notasi maupun rekaman suara. Persyaratan pendaftaran merek yang satu ini perlu Anda perhatikan dengan baik.

2. Bukti Pembayaran Biaya.

Adapun Anda perlu menyimpan dengan baik dan benar bukti pembayaran biaya pendaftaran hak merek yang didaftarkan tersebut.

3. Surat Pernyataan Kepemilikan Merek yang Dimohonkan Pendaftarannya.

Setelah memenuhi persyaratan pendaftaran merek, maka Anda akan memperoleh surat pernyataan akan kepemilikan merek tersebut. Dimana surat kepemilikan tersebut penting sekali Anda simpan dan jaga dengan baik, hal ini karena surat tersebut merupakan salah satu bukti dari kepemilikan sah merek dagang atau merek jasa Anda.

4. Surat Kuasa, jika permohonan diajukan melalui kuasa.

5. Bukti Prioritas dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia, jika pemohon menggunakan hak prioritas.

 

 

persyaratan pendaftaran merek mudah

Berikutnya, dalam persyaratan pendaftaran merek, jika permohonan diajukan oleh lebih dari satu pemohon secara bersama-sama dan berhak atas merek tersebut, maka seluruh nama pemohon akan dicantumkan dengan cara memilih salah satu dari alamat tersebut sebagai alamat dari pemohon.

Adapun permohonan tersebut nantinya akan ditandatangani oleh salah satu dari pemohon yang berhak atas merek tersebut dengan cara melampirkan persetujuan secara tertulis dari para pemohon yang telah mewakilkan.

Perlu Anda perhatikan bahwa terdapat beberapa permohonan yang wajib diajukan oleh kuasa dalam persyaratan dan pendaftaran merek, diantaranya yaitu permohonan yang salah seorang atau lebih pemohonnya merupakan Warga Negara Indonesia (WNA) dan badan hukum asing yang berdomisili di luar negeri.

Selain itu, permohonan dan juga hal yang berkaitan dengan administrasi merek yang diajukan oleh pemohon yang juga berdomisili atau pun berkedudukan tetap di luar wilayah NKRI.
Kedua, yaitu beberapa pengumuman permohonan persyaratan pendaftaran merek.

Adapun pengumuman ini nantinya akan dimuat dalam Berita Resmi Merek dan berlangsung selama dua bulan lamanya. Dalam jangka waktu dua bulan tersebut, setiap pihak diperbolehkan mengajukan keberatan secara tertulis kepada Menteri Hukum dan HAM atas permohonan pendaftaran merek yang berkaitan dengan dikenai biaya.

Keberatan ini bisa dilakukan apabila terdapat beberapa alasan yang cukup dan disertai bukti bahwa merek yang dimohonkan pendaftarannya tersebut merupakan merek yang tidak bisa didaftar atau ditolak.

Keberatan tersebut nantinya bisa disanggah oleh si pemohon atau kuasanya dengan persyaratan pendaftaran merek yaitu mengajukan secara tertulis salinan keberatan kepada Menteri Hukum dan HAM dalam jangka waktu paling lama dua bulan sejak tanggal pengiriman salinan keberatan tersebut.

Kemudian akan disampaikan oleh Menteri Hukum dan HAM.
Ketiga, yaitu proses penerbitan sertifikat merek. Jika tidak terdapat masalah dari permohonan pendaftaran merek yang diajukan dan lolos pemeriksaan substantif, maka merek tersebut akan resmi terdaftar.

Selanjutnya, Menteri Hukum dan HAM akan segera menerbitkan sertifikat merek tersebut.
Namun, jika pemeriksa memutuskan permohonan pendaftaran merek yang ditolak, maka Menteri Hukum dan HAM akan segera memberitahukan kepada pemohon atau kuasanya secara tertulis dengan menyebutkan alasan penolakannya.

Pemohon atau pun kuasa bisa menyampaikan tanggapan secara tertulis dalam jangka waktu kurang lebih selama 30 (tiga puluh) hari lamanya, sejak tanggal pengiriman surat pemberitahuan dari Menteri Hukum dan HAM tersebut.

Adapun jika pemohon atau kuasa tidak memberikan tanggapan, maka Menteri Hukum dan HAM berhak menolak permohonan persyaratan pendaftaran merek tersebut. Akan tetapi, jika pemohon atau kuasa berhasil menyampaikan tanggapan dan pemeriksa memutuskan tanggapan tersebut dapat diterima, maka Menteri Hukum dan HAM akan segera menerbitkan sertifikat merek tersebut.

Selanjutnya, jika tanggapan dari pemohon atau kuasa tidak dapat diterima, maka Menteri Hukum dan HAM akan menolak permohonan merek tersebut. Dimana penolakan tersebut nantinya akan diberitahukan secara tertulis kepada pemohon atau kuasa.

 

persyaratan pendaftaran merek murah

Ciri-ciri Merek yang Tidak Dapat Didaftarkan

1. Bertentangan dengan ideologi negara, peraturan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, serta ketertiban umum.

2. Memuat unsur yang bisa menyesatkan masyarakat tentang asal, kualitas, jenis, ukuran, macam, tujuan penggunaan barang dan jasa yang dimohonkan pendaftarannya atau merupakan nama dari varietas tanaman yang dilindungi untuk barang dan jasa yang sejenis.

3. Memuat keterangan yang tidak sesuai dengan kualitas, manfaat, atau khasiat dari barang dan jasa yang diproduksi tersebut.

4. Sama dengan, berkaitan dengan, atau hanya menyebut barang dan jasa yang dimohonkan pendaftarannya.

5. Tidak mempunyai daya pembeda, serta

6. Merupakan nama umum dan lambang milik umum.

Penyebab Permohonan Pendaftaran Merek Ditolak?

Penting untuk Anda ketahui bahwa selain memenuhi persyaratan pendaftaran merek, Anda juga perlu tahu apa saja penyebab sebuah permohonan pendaftaran Merek ditolak, diantaranya:

1. Memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan jasa tidak sejenis sepanjang memenuhi persyaratan tertentu yang sudah ditetapkan lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.

2. Memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek milik pihak lain yang sudah terdaftar lebih dahulu untuk barang dan jasa yang sejenis.

3. Memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang dan jasa sejenis.

4. Memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan indikasi-geografis yang sudah dikenal.

5. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem negara atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

6. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh Negara atau lembaga pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

7. Menyerupai nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

hki merek

Berapa Lama Perlindungan Hukum Merek Terdaftar?

Merek yang sudah terdaftar nantinya akan mendapatkan perlindungan hukum untuk masa berlaku pendaftaran merek kurang lebih 10 tahun lamanya sejak tanggal penerimaan permohonan persyaratan pendaftaran Merek yang bersangkutan dan jangka waktu perlindungan itu juga bisa diperpanjang.

Bagaimana Cara pendaftaran paten merek?

Perlu Anda perhatikan bahwa dalam mengajukan permohonan pendaftaran yaitu sebanyak rangkap 2 yang diketik dalam format Bahasa Indonesia dan dengan menggunakan formulir permohonan yang telah disediakan, dimana meliputi:

a. Tanggal, bulan dan tahun permohonan.

b. Nama lengkap, kewarganegaraan, dan juga alamat pemohon.

c. Warna-warna jika merek yang dimohonkan pendaftarannya menggunakan unsur-unsur warna.

d. Nama negara dan tanggal permintaan pendaftaran merek yang pertama kali dalam hal permohonan diajukan dengan hak prioritas.

e. Nama lengkap dan alamat kuasa, jika pemohon diajukan melalui kuasa.

syarat hki

Persyaratan pendaftaran merek

Berikutnya dalam persyaratan pendaftaran merek, adapun surat permohonan pendaftaran merek nantinya akan dilampiri dengan:

a. Fotokopi peraturan kepemilikan bersama jika permohonan diajukan atas nama lebih dari satu orang (Merek kolektif).

b. Surat kuasa khusus apabila permohonan pendaftaran dikuasakan.

c. Bukti pembayaran biaya permohonan.

d. 10 helai etiket Merek (ukuran maksimal 9×9 cm, minimal 2×2 cm).

e. Fotokopi KTP, sedangkan bagi pemohon yang berasal dari luar negeri sesuai dengan ketentuan Undang-Undang harus memilih tempat kedudukan di Indonesia, umumnya akan dipilih pada alamat kuasa hukumnya.

f. Fotokopi akte pendirian badan hukum yang sudah disahkan oleh notaris jika permohonan diajukan atas nama badan hukum.

g. Surat pernyataan bahwa Merek yang dimintakan pendaftaran adalah miliknya.

Perpanjangan Merek yang Terdaftar

Berdasarkan Pasal 35 ayat (1) UU Merek dan Indikasi Geografis, merek yang terdaftar akan memperoleh pelindungan hukum untuk jangka waktu 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan pendaftaran merek yang telah memenuhi persyaratan pendaftaran merek secara minimum.

Adapun jangka waktu untuk perlindungan hukum ini bisa diperpanjang untuk jangka waktu yang sama.

Selain itu, permohonan perpanjangan perlindungan merek juga dapat Anda ajukan secara elektronik maupun nonelektronik dalam bahasa Indonesia oleh pemilik merek atau kuasa dalam jangka waktu enam bulan sebelum berakhirnya masa waktu pelindungan bagi merek terdaftar dengan dikenai biaya permohonan perpanjangan.

Tak hanya itu, permohonan perpanjangan ini juga masih bisa diajukan dalam jangka waktu paling lama enam bulan setelah berakhirnya masa waktu pelindungan merek terdaftar tersebut dengan dikenai biaya dan denda sebesar biaya perpanjangan.

Permohonan perpanjangan ini nantinya akan disetujui jika pemohon melampirkan surat pernyataan yang menyatakan bahwa merek yang bersangkutan masih digunakan pada barang atau jasa sebagaimana dicantumkan dalam sertifikat merek, serta barang atau jasa tersebut masih diproduksi dan juga diperdagangkan.

Perlu Anda ketahui bahwa masa perpanjangan jangka waktu pelindungan merek terdaftar ini nantinya akan dicatat dan diumumkan dalam Berita Resmi Merek.

syarat djki

Pengalihan Hak Merek dan Lisensi

Hak atas merek bisa beralih atau dialihkan karena pewarisan, wasiat, wakaf, hibah, perjanjian, atau penyebab lainnya yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan. Adapun pengalihan hak atas merek yang dimohonkan pencatatannya kepada Menteri Hukum dan HAM dan disertai dengan dokumen-dokumen pendukung yang nantinya akan diumumkan dalam Berita Resmi Merek.

Adapun pengalihan hak atas merek yang terdaftar yang tidak dicatatkan akan berakibat terhadap hukum pada pihak ketiga. Dimana pengalihan hak atas merek ini bisa dilakukan pada saat proses permohonan persyaratan pendaftaran merek.

Tak hanya itu, pemilik merek terdaftar juga bisa memberikan lisensi kepada pihak lain untuk menggunakan merek tersebut. Berdasarkan Pasal 1 angka 18 UU Merek dan Indikasi Geografis, lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemilik merek terdaftar kepada pihak lain sesuai perjanjian secara tertulis dan berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk menggunakan merek terdaftar.

Adapun perjanjian lisensi ini wajib dimohonkan pencatatannya kepada Menteri Hukum dan HAM, yang kemudian akan diumumkan dalam Berita Resmi Merek. Penting untuk Anda ketahui, perjanjian lisensi yang tidak dicatat tidak berakibat hukum pada pihak ketiga.

Namun, perlu diingat bahwa perjanjian lisensi tersebut dilarang memuat ketentuan baik yang langsung maupun tidak langsung serta yang menimbulkan kerugian pada perekonomian Indonesia atau memuat pembatasan yang dapat menghambat kemampuan bangsa Indonesia dalam menguasai dan juga mengembangkan teknologi.

Pemilik merek terdaftar yang sudah memberi lisensi kepada pihak lain tetap bisa menggunakan sendiri atau memberikan lisensi kepada pihak ketiga untuk menggunakan merek tersebut, kecuali jika ada perjanjian lain.

syarat daftar merek

Apa Saja Persyaratan Pendaftaran Merek ?

Berikut ini syarat-syarat pendaftaran merek:

1. Penelusuran Merek

Sebelum melakukan pengajuan surat permohonan pendaftaran merek, Anda perlu melakukan penelusuran merek terlebih dahulu, dimana penelusuran ini merupakan tahap penting yang harus Anda lakukan.

Dengan melakukan penelusuran merek, Anda akan mengenal merek-merek apa saja yang sudah terdaftar di kantor Direktorat Jenderal HKI. Sehingga, hal ini dapat mencegah adanya kesamaan merek sebelum Anda mulai mendaftarkannya.

Anda juga dapat melakukan penelusuran merek melalui situs dgip. Namun, untuk mengetahui merek-merek apa saja yang sedang dalam proses pendaftaran di kantor HKI, Anda dapat melakukan penelusuran merek terlebih dahulu melalui bantuan dari Konsultan HKI.

2. Persyaratan Pengajuan Permohonan

Jika Anda sudah mengunjungi website terkait persyaratan pendaftaran merek, silakan siapkan terlebih dahulu persyaratan untuk mendaftarkan merek dagang Anda. Berikut beberapa persyaratan yang umumnya diminta untuk registrasi merek, di antaranya:

a. Pemohon (Perusahaan atau Perorangan) mengisi biodata seperti nama, alamat dan juga kewarganegaraan.

b. Surat Kuasa (jika mengajukan permohonan diwakilkan oleh konsultan)

c. Fotokopi KTP pemohon

d. Fotokopi NPWP (khusus pemohon perusahaan)

e. Mempersiapkan 30 contoh merek berukuran maksimal 9 x 9 cm, minimal 2 x 2 cm

f. Mempersiapkan daftar barang atau jasa yang diberi merek

g. Surat pernyataan kepemilikan dari si pemohon

3. Prosedur Pendaftaran Merek

Adapun prosedur pendaftaran merek terdiri dari dua bagian, yaitu pengajuan merek yang dilakukan oleh pemohon secara langsung dan melalui proses verifikasi yang dilakukan oleh Ditjen HKI.

Nantinya, pemohon akan mengisi formulir pendaftaran merek tersebut dengan berbagai syarat lainnya yang harus dipenuhi seperti surat keterangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), surat kuasa khusus, bukti pembayaran pendaftaran merek, etiket merek, serta bukti penerimaan permintaan pendaftaran merek.

Kemudian, Direktorat Jenderal HKI akan memeriksa pendaftaran tersebut, hingga akhirnya sertifikat merek tersebut diterbitkan.

4. Pemeriksaan Formalitas dan Pemeriksaan Substantif

Berikutnya, yang juga termasuk dalam persyaratan pendaftaran merek yaitu proses pemeriksaan formalitas pertama yang merupakan proses diperiksanya kelengkapan persyaratan registrasi merek tertentu.

Oleh sebab itu, pastikan bahwa Anda sudah melengkapi seluruh persyaratan yang diminta oleh Ditjen HKI, hal ini karena jika ada syarat yang kurang lengkap, maka pihak Ditjen HKI akan meminta kelengkapannya dalam waktu kurang lebih 2 bulan, sejak surat permintaan pertama diterima.

Lalu, pemeriksaan Substantif yaitu proses pemeriksaan yang berlangsung dalam jangka waktu kurang lebih satu bulan, terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan registrasi merek tersebut diterima Direktorat Jenderal HKI. Umumnya, pemeriksaan Substantif ini dilakukan oleh pihak terkait paling lama sembilan bulan.

5. Pengajuan Keberatan

Jika sudah disetujui, 10 hari setelahnya Direktorat Jenderal HKI nantinya akan mengumumkan permohonan tersebut dalam sebuah berita resmi merek. Adapun pengumuman tersebut akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Pastikan Anda selalu memeriksa secara berkala mengenai hal ini.

Jika pihak pemohon merasa keberatan, maka pemohon bisa mengajukan keberatan secara tertulis kepada Ditjen HKI paling lama dua bulan sejak tanggal penerimaan salinan keberatan.

6. Pemeriksaan Kembali

Terakhir, jika pemohon pengajuan persyaratan pendaftaran merek ini mengajukan keberatan, maka Direktorat Jenderal HKI akan menggunakan keberatan tersebut sebagai pertimbangan untuk mengadakan kembali pemeriksaan terhadap pemohon.

Dimana proses pemeriksaan ini umumnya diselesaikan dalam jangka waktu paling lama dua bulan sejak berakhirnya masa pengumuman.

Apabila tidak ditemukannya masalah dalam tiap prosesnya, maka Ditjen HKI akan menerbitkan dan memberikan Sertifikat merek kepada si pemohon atau kuasa dalam waktu paling lama tiga puluh hari sejak tanggal permohonan tersebut disetujui dalam daftar umum merek.

hak kekayaan

Keuntungan Pendaftaran Merek

Selain mengetahui apa saja persyaratan pendaftaran merek, Anda juga perlu tahu keuntungan dan manfaat pendaftaran merek itu sendiri.

1. Mengontrol penggunaan merek yang dimiliki dengan menggunakan mekanisme lisensi terhadap pihak lain.

2. Menikmati nilai ekonomis, memegang merek terdaftar bisa secara signifikan mempengaruhi nilai kepada pembeli karena setiap pembeli produk cenderung membayar lebih untuk goodwill yang dibangunnya.

3. Menjaga hak Eksklusifitas, dimana mendaftarkan merek berarti upaya tepat dan efektif untuk memastikan eksklusivitas hukum atas penggunaan nama atau logo dan lain lain. Sebagaimana hak kebendaan yang lainnya, merek memiliki hak eksklusifitas, yang dapat mencegah orang lain menggunakan mereknya.

4. Jangkauan perlindungan hukum yaitu dengan mendaftarkan merek, maka akan diberikan perlindungan dalam cakupan nasional dan internasional untuk melakukan kegiatan bisnis.

5. Menghalangi dan mencegah pihak lain yaitu dengan pendaftaran merek maka pemilik merek bisa melarang pelaku bisnis lain menggunakan merek yang mirip atau identik dengan merek yang dimilikinya.

Pembahasan mengenai persyaratan pendaftaran merek diatas diharapkan bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang hendak mendaftarkan merek dagang dan jasanya kepada Ditjen HKI.

Adapun ulasan mengenai tahap pendaftaran merek dagang ini juga bertujuan untuk memberi arahan kepada para pemohon yang mendaftar.

Anda bisa dengan mudah menjumpai salah satu Konsultan Hak Kekayaan Intelektual terbaik di Indonesia yaitu di Patendo dimana Anda hanya perlu menelpon ke 0813 8670 6312 atau dengan mengirimkan email.

haki

Pendaftaran merek dagang ini memang sangat penting dilakukan mengingat di tengah perkembangan teknologi yang cukup pesat saat ini serta turut mendorong laju perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu, dibutuhkan strategi agar bisnis Anda dapat bertahan. Salah satunya yaitu melakukan pendaftaran merek pada barang atau jasa yang Anda jual.

Persyaratan pendaftaran merek saat ini sangat mudah yang tujuannya membantu Anda yang sedang mengembangkan bisnis Anda, anda cukup menghubungi konsultan merek Kami. Sehingga nantinya akan mengurangi adanya resiko kerugian tidak melindungi merek dagang.

Sebelum Anda menentukan bisnis apa yang cocok silahkan Anda cari peluang yang nantinya dapat berkembang seiring perkembangan zaman sehingga bisnis Anda akan terus eksis dan sukses. Mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin banyak dan peluang yang paling menjanjikan yaitu bisnis sepatu olahraga.

Persyaratan Pendaftaran Merek

Cara Berbisnis Sepatu Olahraga Secara Online

Masyarakat sekarang semakin sadar akan perlunya menjaga kesehatan sehingga hal yang paling mudah menjaga kesehatan yaitu dengan berolahraga secara teratur. Agar lebih bersemangat dan tentunya menjaga agar tidak lecet atau terkena benda tajam maka dibutuhkan sepatu olahraga.

Melihat peluang tersebut Anda dapat berbisnis berbagai jenis sepatu olahraga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Persyaratan pendaftaran merek yang semakin mudah Anda proses sehingga produk sepatu olahraga Anda segeralah daftarkan agar memiliki merek sendiri.

Dengan memiliki merek produk sendiri akan memberi nilai lebih dan daya jual yang tinggi. Sehingga masyarakat akan lebih yakin untuk membeli produk baru Anda. Selain Anda memasarkan secara ofline Anda juga dapat memasarkan produk Anda secara online. Berikut ini cara berbisnis sepatu olahraga secara online.

Persyaratan Pendaftaran Merek produk

1. Menentukan jenis sepatu olahraga

Anda harus menentukan jenis sepatu olahraga apa yang Anda jual mengingat banyaknya jenis sepatu olahraga seperti sepatu sepak bola, sepatu futsal, sepatu bola volley, sepatu bulu tangkis, dan sepatu atletik.

Dengan banyaknya jenis sepatu tersebut maka fokuslah ke beberapa jenis sepatu dulu yang sekiranya laris di pasaran. Anda bisa fokus ke sepatu sepak bola, futsal dan sepatu bulu tangkis.

2. Menyediakan stok sepatu

Apabila usaha Anda termasuk usaha home industry maka siapkanlah pengrajin sepatu yang rajin, tekun dan teliti. Hal ini tentu sangat berpengaruh sehingga menghasilkan produk yang berkualitas baik dan tak kalah dengan kualitas produk pabrik.

Mengingat persyaratan pendaftaran merek yang semakin mudah maka tak lupa untuk mendaftarkan merek produk Anda ke jasa pendaftaran merek. Kemudian hal terpenting yaitu untuk meminta perlindungan merek agar produk Anda aman dari orang-orang jail yang ingin menjatuhkan bisnis Anda.

Maka kerugian besar bila tidak ada perlindungan merek dagang Anda. Mengingat persaingan di dunia bisnis yang semakin ketat.

3. Menentukan harga sepatu olahraga

Anda berbisnis tentu tujuan utamanya untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk itu perhitungkanlah secara tepat agar usaha Anda dapat berjalan dan berkembang dengan baik.

4. Gambar sepatu untuk di pasarkan secara online

Memasarkan produk secara online maka hal utama yang harus Anda miliki yaitu gambar sepatu dan keterangan mengenai sepatu olahraga. Agar calon konsumen yang akan membeli paham kualitas sepatu Anda. Sehingga para calon konsumen yakin dengan kualitas produk dan akhirnya memesan produk sepatu Anda.

5. Memasarkan produk sepatu olahraga

Memasarkan produk secara online memang gampang-gampang susah. Dengan bantuan media sosial maka Anda akan dengan mudah menyebarkan informasi mengenai produk sepatu Anda. Susahnya apabila tidak Anda yang merespon informasi yang Anda berikan.

Sehingga Anda harus selalu aktif dengan media sosial Anda dengan memberikan pelayanan yang bagus agar mendapatkan sebuah kepercayaan konsumen.

merek dagang haki

Bisnis online membutuhkan kepercayaan konsumen agar produk yang Anda jual memang benar benar memiliki kualitas yang bagus. Demikianlah cara agar bisnis sepatu olahraga secara online berkembang dengan baik dan sukses. Didukung dengan persyaratan pendaftaran merek yang semakin mudah untuk Anda mendapatkan merek produk Anda sendiri.

Bagikan :
There are currently no comments.