021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Pendaftaran Hak Cipta Online: Syarat, Sistem, Cara & Biaya

Jasa Pendaftaran Hak Cipta

Jasa Pendaftaran Hak Cipta Patendo terpercaya dan telah dipercaya oleh banyak klien dari dalam dan luar negeri. Berapa lama masa berlaku hak cipta? Berapa biaya & bagaimana sistem pendaftaran hak cipta? Manfaat jasa pendaftaran hak cipta logo, simak ulasannya dibawah ini. Perkembangan teknologi yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir membantu sektor-sektor pemerintahan meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Anda yang sibuk  dapat mengurus pendaftaran hak cipta hingga penerbitan sertifikat melalui Patendo, pengurusan menjadi lebih mudah.

Hadirnya sistem pendaftaran hak cipta secara online tak hanya membuat prosesnya semakin praktis. Sekarang ini, kesadaran masyarakat terhadap hak cipta harus terus ditingkatkan untuk melindungi karya-karya terbaik anak bangsa. Karena tanpa jaminan hukum, karya atau ciptaan yang beredar dapat diklaim orang lain yang sebenarnya tak punya izin resmi untuk mengelolanya.

Beberapa data yang dibutuhkan mencakup alamat e-mail, password, nama lengkap, nomor identitas pribadi seperti KTP, tanggal lahir, alamat rumah, status kewarganegaraan, nomor telepon, hingga jenis pemohon. Siapkan juga dokumen-dokumen persyaratan dalam format digital, karena berkas ini nantinya akan diunggah.

Jenis dokumen yang digunakan bisa berbeda, tetapi beberapa yang akan diminta mencakup surat pernyataan, surat pengalihan hak, hingga sampel karya. Setelah semua dokumen anda siapkan, tinggal tunggu verifikasi, persetujuan, sampai penerbitan sertifikasi.

Cara Pendaftaran Hak Cipta Secara Offline dan Online

Kemudahan menerbitkan karya memungkinkan masyarakat untuk terus berinovasi, bahkan membantu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Namun, perlindungan seperti pemberian hak cipta pun perlu dilakukan agar pencipta merasa dihargai. Karya atau ciptaannya pun tak disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab. Jasa pendaftaran hak cipta Patendo siap membantu melindungi hak ciptaan anda.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara pendaftaran hak cipta, baik secara offline maupun online. Namun sebelumnya, Anda perlu mengetahui karya mana saja yang menerima perlindungan atau tidak berikut ini.
Karya yang dilindungi dan tak dilindungi hak cipta Berdasarkan Undang-undang Hak Cipta, berikut karya atau buatan yang dilindungi hak cipta:

• Buku, pamflet, program komputer (software), layout karya tulis yang diterbitkan (misalnya buku), dan karya-karya tulis lainnya;

• Informasi dari kuliah, ceramah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis;

• Lagu atau karya musik dengan atau tanpa teks;

• Alat peraga yang dibuat demi kepentingan ilmu pengetahuan dan pendidikan;

• Drama, termasuk drama musikal, tari, pewayangan, koreografi, serta pantomim;

• Seni rupa berupa seni lukis, seni ukir, gambar, seni kaligrafi, seni patung, seni pahat, kolase, hingga seni terapan;

• Peta;

• Arsitektur;

• Fotografi;

• Seni batik;

• Tafsir, terjemahan, saduran, dan karya lain sehubungan hasil pengalihwujudan.

Sementara karya atau ciptaan yang tak dilindungi hak cipta mencakup:

• Hasil karya yang belum diwujudkan ke dalam bentuk nyata, misalnya masih berupa ide atau konsep dalam pikiran;

• Ide, sistem, prosedur, metode, konsep, prinsip, data, atau temuan yang masih sampai tahap pengungkapan, penggambaran, penjelasan, pernyataan, atau penggabungan dalam sebuah karya atau ciptaan;

• Produk, benda, atau alat yang diciptakan manusia untuk menyelesaikan suatu masalah teknis atau yang bentuk benda tersebut hanya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan fungsional.

Langkah-langkah mengurus hak cipta

Langkah-langkah pendaftaran hak cipta untuk karya atau ciptaan

Dalam hal ini, Anda dapat mengurusnya dengan didampingi konsultan HKI. Meski begitu, Anda harus menyiapkan dokumen-dokumen yang dijadikan persyaratan.

+Selebihnya, pendaftaran hak cipta meliputi tahap-tahap berikut, baik offline maupun online:

1. Pada proses pendaftaran hak cipta saat pengisian formulir, Anda perlu mengisi data-data pribadi selengkap mungkin. Di antaranya nama lengkap, identitas pribadi (misalnya KTP), tempat tanggal lahir, alamat, status kewarganegaraan, jenis pemohon, dan nomor telepon.

2. Siapkan dokumen persyaratan seperti surat pernyataan, surat pengalihan hak, beserta contoh atau sampel karya.

3. Kemudian, Anda juga akan mengurus pembayaran untuk memenuhi sejumlah pembiayaan. Besarannya pun tergantung jenis karya dan pengurusannya;

4. Terakhir, Dirjen HKI akan menerbitkan sertifikat hak cipta.

Sifat Pendaftaran Hak Cipta adalah Penting, Apa yang akan Didapatkan?

Kasus plagiarisme dan pembajakan buku yang dikeluhkan penulis dan penerbit membuktikan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hak cipta. Hak cipta, secara garis besar, menjadi hak eksklusif pencipta yang muncul dari deklarasi atas penciptaan karya sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Oleh karena itu, sifat pendaftaran hak cipta adalah wajib bagi Anda yang membutuhkan proteksi beserta jaminan hukum. Berikut adalah penjelasan seputar pentingnya pendaftaran hak cipta sesuai undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Dasar hukum hak cipta

Saat ini, Indonesia telah meratifikasi konvensi internasional di bidang hak cipta, yakni Berne Convention, sejak 7 Mei 1997 dengan Kepres No. 18 tahun 1997 dan sudah dinotifikasikan ke WIPO pada 5 Juni 1997. Ada juga aturan lainnya yang tercantum dalam Perjanjian Pertunjukan dan Fonogram WIPO serta Fair Access to Science and Technology Research Act of 2015.

Sementara kebijakan yang bersifat nasional diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta yang diterbitkan pada 16 Oktober 2014.

Fungsi dan tujuan hak cipta

Dengan perundang-undangan yang berlaku, Anda akan dimudahkan saat mengajukan pendaftaran hak cipta hingga menerima manfaat setelah sertifikat hak cipta diterbitkan. Selain itu, aturan juga yang akan menggerakkan fungsi serta tujuan munculnya hak cipta.

Hak cipta secara garis besar berfungsi menghargai sebuah karya sekaligus memotivasi pencipta menghasilkan karya atau ciptaan yang lebih baik. Sementara tujuannya adalah memproteksi hak-hak eksklusif, moral, serta ekonomi dengan penjelasan berikut:

Hak eksklusif. Jenis hak yang memungkinkan pembuat karya mengontrol mekanisme kepemilikan hingga distribusi karya. Hak eksklusif pun mengizinkan siapa pun menggunakan, menyalin, menjual, dan memperbanyak karya cipta selama sudah mendapatkan izin dari pembuat resminya;

Hak moral. Jenis hak yang diberlakukan pada karya yang malah sudah dibeli tidak bisa diklaim begitu saja oleh pemiliknya sebagai ciptaan mereka. Pembeli pun harus menyebut atau mencantumkan pencipta resminya saat sedang mereferensikan karya tersebut;

Hak ekonomi. Jenis hak yang mana mengatur pembuat karya atau pencipta mendaparkan imbalan ekonomi dari pihak-pihak yang memakai karyanya sesuai izin.

Mengantisipasi pelanggaran hak cipta

Faktor lain kenapa pendaftaran hak cipta penting adalah melindungi karya Anda dari risiko pelanggaran hak cipta. Dalam hal ini, pelanggaran hak cipta terjadi saat hak eksklusif pencipta disalahgunakan untuk memperbanyak, menjual, serta memamerkan karya tanpa izin, baik disengaja maupun tak disengaja.

Adapun beberapa penyebab pelanggaran hak cipta, antara lain:

• Belum mensyaratkan etika menghargai karya cipta seseorang;

• Rendahnya pemahaman terhadap fungsi hak cipta, termasuk undang-undang yang sudah diberlakukan;

• Ringannya ancaman yang ditentukan undang-undang atau aturan, terutama terhadap pembajakan hak cipta.

Namun, ada juga kegiatan-kegiatan yang dianggap tak melanggar hak cipta sesuai Undang-undang No. 28 tahun 2014. Antara lain memakai dan menggandakan karya untuk kebutuhan pendidikan, penulisan dan penelitian karya ilmiah, ceramah, hingga laporan tertentu selama Anda mencantumkan sumbernya. Sementara untuk kebutuhan komersil, Anda wajib meminta izin kepada pemilik karya sebelum menggunakannya.

Dapat disimpulkan pendaftaran hak cipta semakin penting sifatnya, sebab akan memberikan manfaat dan perlindungan bagi penciptanya.

Seperti Apa Syarat Pendaftaran Hak Cipta Naskah Lagu/Karya Musik? Berdasarkan Undang-undang No. 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, lagu atau karya musik sejenis termasuk ciptaan yang berhak mendapatkan perlindungan hak cipta. Sayangnya, rata-rata musikus, terutama pemula, belum menyadari atau tak mempedulikan pentingnya pendaftaran hak cipta.

Mengapa pendaftaran hak cipta penting untuk

musikus?

Jika menengok ke lapangan, sudah ada banyak kasus penjiplakan lagu yang menimpa sejumlah musikus, baik pendatang baru maupun yang sudah berpengalaman. Pihak-pihak yang dinyatakan bersalah biasanya dikenakan denda yang cukup besar. Belum lagi reputasi yang tercoreng di mata masyarakat akan merugikan karier yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.

Melindungi lagu atau karya musik dengan hak cipta menjadi bukti dari musikus selaku pencipta sebenarnya peduli dengan ciptaannya. Terutama kalau Anda melibatkan banyak orang untuk menghasilkan karya tersebut. Tanpa hak cipta, mereka tak akan mendapatkan royalti atau fee yang sepantasnya diterima.

syarat pendaftaran hak cipta lagu

Apa saja syarat pendaftaran hak cipta lagu yang harus dipenuhi?

Kemudahan pendaftaran hak cipta lagu semestinya mendorong musikus Indonesia untuk memproteksi karya-karyanya. Lantas, apa saja syarat pendaftaran hak cipta naskah lagu/karya musik yang harus Anda siapkan?

• Surat pernyataan dan surat kuasa khusus. Anda yang memakai jasa pendaftaran hak cipta Patendo akan dibantu menyiapkan drafnya;

• Contoh atau sampel karya yang diciptakan. Sebagai contoh suara atau partitur not balok atau not angka yang Anda masukkan ke dalam file format berekstensi .pdf atau .mp3;

• Salinan resmi akta pendirian badan hukum dan/atau fotokopinya yang sudah dilegalisasi notaris apabila pemohon merupakan badan hukum;

• Fotokopi kartu identitas seperti KTP yang masih aktif;

• Dalam permohonan pendaftaran hak cipta, Anda yang bukan pencipta tetapi berstatus sebagai pemegang hak cipta wajib melampirkan bukti pengalihan hak cipta karya. Seperti poin pertama, konsultan biasanya menyiapkan draf surat kalau Anda memakai jasa pendaftaran hak cipta Patendo.

Setelah menyiapkan persyaratan di atas, Anda dapat meneruskan pendaftaran hak cipta lagu atau karya musik lainnya.

Instansi yang Berwenang untuk Pendaftaran Hak Cipta

Mengajukan pendaftaran hak cipta merupakan langkah awal Anda melindungi ciptaan atau karya sesuai Undang-undang Hak Cipta. Namun, tak semua pihak berhak memohon pendaftaran, sebab perundang-undangan sudah mengatur pihak yang dapat memprosesnya.

Individu atau instansi yang berwenang untuk pendaftaran hak cipta adalah pencipta karya. Mereka yang melahirkan karya ke dalam wujud yang kategorinya ada dalam undang-undang. Bentuknya pun dapat berupa individu maupun kelompok seperti badan hukum. Ada juga pemegang hak cipta yang menerima hak dari pencipta sesuai izin untuk menggunakan karya bersangkutan.

Pencipta sendiri dapat meminta bantuan konsultan HKI Patendo untuk melancarkan proses pendaftaran hak cipta.

Tahapan Mendaftar Hak Cipta

Tahapan Pendaftaran Hak Cipta yang Bisa Dipilih

Hak cipta (copyright) merupakan hak eksklusif yang diberikan kepada pemegang atau penciptanya untuk mengatur penggunaan dari hasil penuangan gagasan maupun informasi yang dibagikan. Secara singkat, hak cipta juga disebut sebagai hak untuk mengklaim ciptaan atau karya tertentu. Kemudian, sama seperti merek dan paten, hak ini juga masuk ke dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI atau HKI).

Istilah-istilah dalam hak cipta

Sebelum mendalami tahapan pendaftaran, Anda perlu mengetahui istilah-istilah dalam hal cipta yang akan sering dijumpai, antara lain:

Pencipta. Pencipta merujuk pada individu atau kelompok yang atas inspirasi mereka melahirkan karya atau ciptaan berdasarkan kemampuan berpikir, imajinasi, keterampilan, kecekatan, maupun keahlian. Ciptaan tersebut lantas dituangkan dalam bentuk khas bersifat pribadi;

Ciptaan. Ciptaan merupakan hasil pencipta dalam menunjukkan keaslian atau orisinalitas ke dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni, maupun sastra;

Hak cipta. Seperti yang dibahas, hak cipta berhubungan dengan hak eksklusif yang diberikan kepada pencipta maupun penerima hak. Hak cipta dapat dipakai juga untuk mengumumkan maupun memperbanyak karya, termasuk memberikan izin tanpa mengurangi pembatasan sesuai undang-undang yang berlaku;

Pemegang hak cipta. Disebut juga sebagai pencipta dan pemilik hak cipta, istilah ini merujuk pada pihak yang menerima hak dari pencipta maupun pihak lain yang akan menerima lebih lanjut hak dari pihak tersebut;

Pengumuman. Pengumuman dalam hal ini merupakan penyiaran, pembacaan, penjualan, pameran, atau penyebaran sebuah ciptaan menggunakan berbagai alat. Misalnya saja media cetak, website, dan media lain yang mudah didengar, dibaca, maupun dilihat orang lain;

Perbanyakan. Perbanyakan dilakukan sebagai penambahan jumlah ciptaan, baik sebagian maupun keseluruhan, yang substansial dengan bahan-bahan yang sama atau berbeda. Anda pun dapat mengalihwujudkannya secara temporer maupun permanen;

Lisensi. Terakhir, ada lisensi yang diberikan pemegang hak cipta atau hak terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaan maupun produk hak terkait sesuai persyaratan tertentu.

Tahapan mendaftarkan hak cipta

Tahapan pendaftaran hak cipta dengan konsultan HKI terdaftar

Masih bingung menyimak langkah-langkah pendaftaran hak cipta karya Anda? Manfaatkan jasa profesional seperti konsultan HKI terdaftar atau jasa pendaftaran hak cipta. Umumnya, layanan yang mereka tawarkan dapat Anda gunakan seluruhnya atau sebagian saja sesuai kebutuhan. Mereka yang membimbing Anda dari tahap awal seperti menghadapi proses registrasi, mengumpulkan dokumen persyaratan.

Itulah istilah beserta tahapan pendaftaran hak cipta yang dapat Anda pilih. Tetaplah bersikap tenang saat bertemu masalah dan cari solusi tepat sebagai jalan keluar supaya pengajuan hak cipta cepat dikabulkan.

Jangan lupakan juga pelanggaran hak cipta yang perlu Anda pahami untuk mencegah masalah hukum menimpa hak yang dipegang.

Silahkan hubungi jasa pendaftaran hak cipta Patendo agar hak cipta anda bisa terlindungi, terima kasih.

Bagikan :
There are currently no comments.