021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

15 Cara dan Syarat Perpanjangan dan Pengalihan Hak Merek

perpanjangan sertifikat merek

Bagaimana tahapan, syarat dan berapa biaya pengurusan dalam memperpanjang merek dan pengalihan hak merk ? Temukan jawabannya disini. Perpanjangan merek bisa melalui konsultan kami, proses mudah dan biaya terjangkau. Patendo siap membantu Anda WA 0853 5122 5081.

Merek merupakan tanda atau campuran dari semua unsur tanda-tanda berupa nama, simbol, logo yang dapat dijadikan sebagai pembeda untuk jenis barang dan jasa.

Merek dapat berupa:

1. Nama. Merek yang menggunakan nama orang, misalnya Karl Benz untuk merek mobil Mecedes Benz dan Wiliam S. Herley, Arthur Davinson untuk merek jenis barang motor.

2. Kata. Merek yang menggunakan kata, misalnya Family untuk merek kue.

3. Angka. Misalnya, angka 333 digunakan sebagai merek rokok.

4. Gambar, contohnya merek Dua Kelinci.

5. Kombinasi dari itu semua dari nomor 1-5. Misalnya pada kemasan rokok Djie Sam Soe. Ada kumpulan kata, simbol beberapa bintang, angka 234.

Merek dapat dibedakan menjadi:

1. Merek dagang adalah merek yang dipakai dalam perdagangan baik atas nama pribadi maupun perusahaan untuk membedakan jenis barang dengan produsen lainnya.

2. Merek jasa adalah merek yang dipakai dalam perdagangan baik atas nama pribadi maupun perusahaan untuk membedakan jenis jasa lainnya.

3. Merek kolektif adalah merek yang dipakai untuk barang atau jasa dengan karakteristik yang sama dan dipasarkan oleh perorangan maupun perusahaan untuk membedakan barang atau jasa sejenis.

Hak atas merek yaitu hak perlindungan yang dapat diperoleh pemilik merek terhadap nama dan logo merek yang dimohonkan kepada Dirjen HKI.

Merek mempunyai beberapa fungsi yang sangat penting di antaranya:

1. Sebagai tanda pengenal produk barang atau jasa.

2. Sebagai jaminan mutu atas produk barang atau jasa.

3. Sebagai alat bukti kepemilikan produk.

4. Sebagai alat promosi.

5. Sebagai pembeda antara produk satu dengan produk lainnya.

cara perpanjangan merek dagang

Persiapan mengurus merek dagang

Sebelum melakukan pengurusan merek, perhatikah step-step di bawah ini:

1.Penelusuran brand terdaftar

Tujuan dari penelusuran yaitu untuk mendeteksi merek yang sudah terdaftar di Dirjen HKI. Dengan langkah ini, maka akan meminimalisasi persamaan pada nama merek yang akan didaftar.

Cara penelusuran yang tepat yaitu dengan menghubungi konsultan yang ahli dalam pengecekan. Dengan begitu Anda tidak akan kebingungan lagi dalam melakukan pengecekan brand.

2.Menentukan kelas

Semua jenis barang dan jasa yang ingin didaftarkan sudah mempunyai kelasnya masing-masing. Tentukan kelas yang sesuai dengan database Dirjen yang terbaru. Jangan sampai Anda salah memilih kelas.

Biasanya, ketika permohonan salah dalam menentukan kelas, maka proses pengajuan akan terhambat, bahkan berakibat pembatalan dalam permohonan merek.

Jika sudah seperti itu, Anda bisa saja kehilangan uang pengajuan merek yang sudah dibayarkan. Maka langkah yang tepat adalah meminta bantuan konsultan untuk mencarikan kelas barang atau jasa yang sesuai.

3.Pengecekan tahap dua

Jika dalam pengecekan awal Anda menemukan nama yang hampir mirip atau bahkan sama dan dengan jenis barang yang sejenis.

Sebaiknya lakukan penelusuran lanjutan dengan mengganti nama yang berbeda, konsultan akan membantu melakukan proses ini secara menyeluruh dan detail.

syarat perpanjangan merek

Merek yang tidak dapat didaftar

Permohonan merek tidak dapat didaftarkan apabila:

1. Pematenan merek dilandasi dengan itikad tidak baik. Contohnya pengusaha minuman kopi mendaftarkan merek Kopi Mantap di kelas dan jenis barang minuman berbahan dasar kopi.

Jika ada pemilik lain yang mencoba mendaftarkan merek yang sama untuk kelas dan jenis barang kopi dengan niatan untuk menghalangi pengusaha pertama.

Maka perizinan permohonan kedua bisa dianggap meniru dan beritikad tidak baik. Dengan demikian merek tersebut tidak dapat didaftar.

2. Bertentangan dengan norma, perundang-undangan dan ketertiban umum.
Contohnya, ada nama merek dengan lukisan atau gambar yang melanggar kesusilaan, melanggar ketertiban dan nilai-nilai keagamaan.

Misalnya merek Budha Bar yang dibatalkan registernya karena dianggap menentang agama.

3. Tidak mempunyai daya pembeda, contohnya sengketa merek Dunkin’ Donuts dengan Donats’ Donuts. Kedua merek tersebut memiliki persamaan pada pokok dan keseluruhannya.

Pokok utamanya yaitu bentuk tulisan huruf dan warna, sedangkan persamaan keseluruhannya yaitu pada jenis usaha yang sama.

4. Telah menjadi milik umum, contoh tanda plus “+” seperti pada palang merah, tanda jempol yang memiliki arti bagus, dari kedua tanda tersebut jika didaftarkan maka tidak dapat diterima Dirjen.

5. Tanda yang merupakan keterangan yang berkaitan dengan barang atau jasa. Misalnya Strawberry, merek tersebut tidak dapat didaftarkan, karena termasuk dalam merek buah-buahan.

Namun, merk tersebut bisa didaftarkan untuk merek produk elektronik.

prosedur perpanjangan merek

Merek yang ditolak

Jika merek memiliki persamaan pokok maupun keseluruhannya dengan merek yang telah terdaftar terlebih dahulu di Dirjen HKI dengan barang atau jasa yang sama pula, maka permohonan pengurusan merek dapat ditolak.

Ketentuan barang dan jasa sejenis dapat wujudkan dengan berbagai kriteria yaitu berdasarkan penggunaan, sifat barang, konsumen, distributor, asal produk dan lain-lain.

Seseorang mempunyai nama merek Noilis untuk jenis barang pupuk. Maka pendaftar dengan nama merek dan barang yang sama seperti Noulis, Noeles atau Naulies dapat ditolak pendaftarannya.

Daftar merek juga dapat ditolak apabila:

1. Menyerupai nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum milik orang lain kecuali sudah ada persetujuan.

2. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang, simbol, atau emblem negara, lembaga nasional, atau lembaga internasional kecuali sudah ada persetujuan.

3. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda, cap atau stempel resmi yang digunakan negara atau lembaga pemerintah, kecuali sudah ada persetujuan tertulis.

proses perpanjangan merek

Proses pemeriksaan Dirjen

Beberapa langkah pemeriksaan yang dilakukan Dirjen meliputi:

1. Pemeriksaan formalitas

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa apakah semua persyaratan yang dimohonkan sudah lengkap atau belum.

2. Pemeriksaan substantif.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk menentukan merek dapat disetujui atau tidak dan memeriksa permohonan diajukan sesuai dengan kategori atau tidak.

3. Pengumuman permohonan.

Dirjen mengumumkan permohonan dalam berita resmi merek.

4. Pemeriksaan kembali.

Apabila pada tahap pengumuman ada pihak yang keberatan, maka Ditjen akan memeriksa kembali terhadap permohonan dengan mempertimbangkan keberatan atau sanggahan pihak lain.

Jika dalam pemeriksaan ini Dirjen menyetujui keberatan dan sanggahan dari pihak lain, maka pemohon atau kuasanya akan mendapat surat usulan penolakan.

Namun, apabila pada pemeriksaan ini tidak ada pembuktian terhadap keberatan dan sanggahan pihak lain, maka Dirjen dapat menyetujui legal merek dan akan menerbitkan sertifikat merek.

biaya perpanjangan merek

Manfaat mendaftarkan merek

Beberapa manfaat yang bisa dinikmati oleh pemegang hak atas mereknya yaitu:

1. Terjaminnya perlindungan hukum

Merek terdaftar yang disetujui pihak Dirjen akan mendapat perlindungan hukum, sehingga merek dapat beredar tanpa khawatir merek dapat disalahgunakan pihak lain.

2. Menjaga merek dari plagiarisme

Merek dagang atau trademark yang sudah mendapat sertifikat akan terhindar dari plagiarisme, karena telah diakui oleh pemerintah sehingga pihak lain akan sulit untuk menjiplak merek terdaftar.

Pemilik merek juga berhak menindaklanjuti atau menggugat, jika ada pihak yang dengan sengaja menjipak, meniru atau memalsukan barang atau jasa dari pemegang hak.

3. Menambah nilai ekonomi

Pemegang hak atas merek terdaftar dapat memengaruhi konsumen sehingga dapat menaikan keuntungan penjualan, bahkan pembeli rela membayar mahal demi mendapatkan brand yang diinginkan.

4. Menjaga citra perusahaan dengan kepercayaan konsumen

Tanpa adanya kejelasan status merek dagang, usaha apa pun yang Anda lakukan dalam memasarkan produk akan sia-sia karena siapa saja dapat menjiplak produk Anda.

Hal tersebut bisa berdampak buruk pada citra perusahaan Anda, apalagi jika produk dipalsukan dengan kualitas yang rendah dan tidak memenuhi standar produk usaha Anda.

Merek dagang terdaftar akan memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan antara barang ori atau palsu, sekaligus memberikan ciri terhadap kualitas produk yang Anda jual kepada konsumen.

5. Menambah nilai aset perusahaan

Salah satu aset besar perusahaan adalah merek. Bahkan ketika perusahaan sedang krisis sekalipun, merek atau brand bisa menjadi aset yang dapat mengundang investor untuk menanam modal.

6. Membuka peluang bisnis franchise

Perusahaan yang sudah terdaftar dapat menambah keuntungan melalui bisnis waralaba atau franchise. Hanya dengan modal merek, Anda sudah dapat mengembangkan bisnis yang sedang booming ini.

Mendaftarkan trademark sebaiknya dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari adanya kompetitor yang menggunakan merek sejenis.

Bahkan ada beberapa perusahaan yang baru dibangun, tapi sudah mendaftarkan brandnya jauh sebelum barangnya diedarkan di pasaran. Jangan menunda-nunda karena merek sangat penting bagi perusahaan.

persiapan mengurus merek dagang

Hal-hal yang harus dihindari dalam mematenkan merek

Lalukan cara yang benar dan yang terbaik untuk keberlangsungan usaha Anda dengan memerhatikan hal-hal berikut ini:

1.Hindari penggunaan nama merek yang sama

Di Indonesia sering terjadi penolakan daftar merek karena merek mempunyai persamaan pada keseluruhan maupun pokoknya dengan merek pihak lain yang sudah lebih dulu terdaftar dengan jenis barang yang sama.

Yang disebut persamaan pada keseluruhan maupun pokoknya yaitu kemiripan yang ada dalam merek dalam pengucapan, penulisan maupun kombinasi dari unsur-unsur tersebut.

Untuk itu penting untuk melakukan pengecekan merek dengan tujuan menghindari penolakan di kemudian hari.

Anda juga bisa menggunakan nama yang unik, nama berhasa inggris, atau menggunakan kata rahasia yang tidak semua orang tahu. Hal tersebut dapat menghindari persamaan dengan merek lain.

2. Permohonan jenis barang atau jasa yang tidak sesuai

Pastikan penulisan jenis barang dalam pengajuan merek sudah sesuai dengan peraturan pemerintah.

Misalnya Anda memiliki merek dengan jenis barang kopi, maka Anda harus memilih kelas sesuai dengan jenis usaha Anda.

Karena jenis barang kopi masih tergolong umum untuk didaftarkan, maka Anda dapat memilih kelas sebagai berikut:

Jenis barang minuman berbahan dasar kopi kelas 30.

Jenis usaha kedai kopi kelas 43.

Jenis usaha toko kopi kelas 35.

3. Jangan mengabaikan surat dari Dirjen

Banyak tahapan yang perlu dilalui dalam proses pemeriksaan merek. Dari semua tahap yang dilakukan dalam pemeriksaan, memungkinkan Anda untuk mendapatkan surat dari Dirjen.

Contohnya jika merek Anda ditolak, maka Anda akan mendapatkan surat usulan penolakan dari Dirjen HKI beserta alasannya.

Biasanya pemohon dapat mengirimkan surat sanggahan penolakan dalam kurun waktu 30 hari sejak surat tersebut dikirimkan.

Jika Anda terlambat dalam melakukan sanggahan, maka merek Anda benar-benar akan ditolak oleh Dirjen HKI.

perpanjangan merek dagang online

Memperpanjang merek dagang online berapa tahun?

Merek yang telah terdaftar di kemenkumham setelah masa berlakunya habis dapat diperpanjang.

Memperpanjang merek adalah pengurusan pengajuan permohonan merek terdaftar untuk dapat melindungi haknya kembali sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam undang-undang.

Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah merek yang diajukan perpanjangannya masih benar-benar digunakan untuk usaha barang dan jasa atau tidak.

Kerena dalam undang-undang telah disebutkan bahwa tidak akan diberikan perlindungan merek jika merek tersebut hanya untuk didaftarkan tanpa dipergunakan dalam kegiatan produksi atau pemasaran barang dan jasa.

Oleh karena itu, undang-undang mengatur dan menetapkan mengenai beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pihak yang mengajukan permohonan perpanjangan.

Perpanjangan merek di Indonesia bisa dilakukan secara elektronik (online) dan non elektronik (manual).

Dalam memperpanjang merek melalui online dapat mempermudah akses masyarakat kartena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Baik di seluruh kota, antar provinsi maupun antar daerah dan tidak perlu datang ke kantor Ditjen, sehingga bisa menghemat waktu dan biaya. Lalu berapa lama proses permohonan dalam memperpanjang merek?

Proses perpanjangan merek online melalui konsultan membutuhkan waktu sekitar 2 minggu kerja, dilakukan secara online sebagai tuntutan perkembangan zaman dan teknologi.

Setelah itu pendaftar akan mendapat nomor permohonan perpanjangan merek dan akan mendapat surat perpanjangan merek yang diterbitkan sekitar 1 tahun.

Merek yang telah diperpanjang akan mendapat perlindungan selama 10 tahun, dan dapat diperpanjang terus menerus selama usaha tersebut masih dijalankan.

merek yang dapat ditolak

Cara dan syarat perpanjangan merek dagang

Perlindungan merek yang telah didaftar dan disetujui oleh Dirjen berlaku 10 tahun. Misalnya tanggal penerimaan permohonan merek tanggal 1 Desember 2018, maka merek tersebut dilindungi hingga 1 Desember 2028.

Permohonan perpanjangan sertifikat merek dagang dapat diajukan dalam kurun waktu 12 (dua belas) bulan sebelum berakhirnya jangka waktu perpanjangan merek bagi merek terdaftar.

Pemilik hak merk sudah dapat mengajukan perpanjangan hak merek sejak 6 bulan sebelum tanggal kadaluarsa yaitu tanggal 1 Juni 2028 hingga 1 Juni 2029.

Cara perpanjangan merek yaitu melampirkan persyaratan permohonan dalam bahasa indonesia oleh pemilik atau kuasanya. Persyaratan dalam memperpanjang merek di antaranya:

1. Isi formulir permohonan perpanjang merek.

2. Nomor permohonan daftar merek atau fotokopi sertifikat merek yang akan diperpanjang.

3. Nama, alamat dan kewarganegaraan pemohon.

4. Fotokopi KTP identitas pemohon, jika pemohon perorangan.

5. Fotokopi KTP pemohon atau direktur yang berwenang (untuk perusahaan).

6. Fotokopi NPWP (khusus perusahaan).

7. Surat pernyataan hak, yang merupakan pernyataan pemohon bahwa ia memang memiliki hak untuk mengajukan perpanjang merek tersebut dan tetap akan menggunakan merek yang diperpanjang dalam perdagangan barang/jasa.

8. Surat kuasa dari pemohon jika permohonan diajukan melalui kuasa.

9. Salinan resmi akta pendirian perusahaan atau fotokopinya yang dilegalisasi notaris (khusus perusahaan).

10. Membayar biaya permohonan perpanjang merek sesuai peraturan.

Untuk perusahaan, yang menandatangani surat kuasa dan surat pernyataan adalah direktur yang berwenang (sesuai anggaran dasar perusahaan).

Apabila perpanjang merek diajukan lewat dari jangka waktu yang ditentukan, maka pengajuan tersebut dapat ditolak oleh Direktorat Jenderal HKI.

Perpanjangan sertifikat merek dagang bisa dimohonkan perpanjangannya 6 (enam) bulan sebelum habis masa perlindungnnya dan maksimal 5 (lima) bulan setelah tanggal kadaluarsa.

Merek yang didaftarkan di Indonesia mendapat perlindungan hukum selama 10 tahun dari tanggal penerimaan hingga masa pelindungan habis dan dapat diperpanjang terus menerus untuk jangka waktu yang sama.

Dalam memperpanjang merek memiliki tujuan, agar merek yang dimohonkan benar-benar telah dipergunakan dalam pemasaran produk barang atau jasa.

Oleh karena itu Dirjen HKI menetapkan persyaratan permohonan untuk memperpanjang merek.

Permohonan perpanjang merek dapat disetujui Dirjen jika merk terdaftar masih dipergunakan dalam produksi barang atau jasa sesuai sertifikat merek.

Apabila dalam permohonan persyaratan tidak terpenuhi, maka Dirjen dapat menolak perpanjangan atas hak merk terdaftar.

Penolakan perpanjang merek akan diberitahukan secara tertulis oleh Dirjen kepada pemilik merek atau kuasanya dan dengan menyebutkan alasan mengapa merek yang diajukan tidak dapat perpanjang lagi.

manfaat mendaftarkan merek

Prosedur dan proses perpanjang merek

Perlu diketahui, ketentuan dalam proses dalam memperpanjang merek tidak diatur dalam Undang-Undang Merek, akan tetapi cukup dengan melakukan pembayaran biaya perpanjangan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Prosedur permohonan perpanjang merek melalui konsultan HKI hanya memerlukan sertifikat merek, KTP pemilik dan biaya perpanjangan. Setelah itu merek akan diajukan dan sertifikat akan diterbitkan Ditjen.

Apabila pemohon sudah mendapat sertifikat, maka masa berlaku merek dan perlindungan dapat berubah sesuai peraturan pemerintah.

Pengajuan untuk memperpanjang merek dapat disetujui Ditjen KI apabila pemohon melampirkan:

1. Surat pernyataan merek yang berisi bahwa merk masih digunakan pada barang atau jasa sesuai dengan sertifikat yang berlaku.

2. Surat yang menyatakan bahwa barang dan jasa masih diperdagangkan dan diproduksi oleh pemilik sertifikat.

Apabila permohon perpanjangan tidak memenuhi hal-hal tersebut maka Direktorat akan menolak pengajuan perpanjangannya.

Permohonan perpanjangan ditolak secara tertulis akan mendapat surat penolakan yang ditujukan kepada pemilik atau kuasanya dengan menyebutkan alasannya.

penghapusan merek

Formulir perpanjangan merek

Formulir permohonan dalam perpanjang merek diajukan dalam bahasa Indonesia dan diketik 4 (empat) rangkap oleh pemohon atau kuasanya dan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya.

Pengisian form perpanjang merek di antaranya:

1. Nomor permohonan atau fotokopi sertifikat merek yang akan diperpanjang.

2. Jenis barang atau jasa.

3. Nama lengkap sesuai KTP.

4. Alamat sesuai KTP atau NPWP perusahaan.

5. Kewarganegaraan pemohon.

Setelah semua diisi formulir ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya.

Apabila Anda menemukan kesulitan dalam pengisian formulir untuk perpanjang merek, segera hubungi konsultan HKI terdaftar untuk membantu Anda.

Dengan menggunakan jasa konsultan, Anda tidak perlu lagi datang ke kantor Dirjen, apalagi nunggu antrian karena semua urusan perpanjangan tentang merek akan ditangani konsultan, sehingga menghemat waktu dan biaya.

surat pernyataan pengalihan hak

Biaya perpanjangan sertifikat merek

Tarif perpanjangan merek dagang berbeda-beda, tergantung kapan merek tersebut diperpanjang. Apakah sebelum atau sesudah jatuh tempo.

Untuk jangka waktu 6 bulan sebelum kadaluarsa biaya perpanjangannya 6 juta per merek per kelas per satu logo.

Untuk jangka waktu 7 hari sebelum kadaluarsa hingga 5 bulan setelah kadaluarsa biayanya 7 juta per merek per kelas per satu logo.

Harga perpanjang hak paten merek tersebut tentu berbeda dengan PNBP perpanjangan merek Dirjen HKI.

Jika dalam permohonan pemilik mengajukan perpanjangan merek melebihi batas dari jangka waktu yang telah ditentukan, maka mereknya tidak mendapat perlindungan, sehingga bisa digunakan oleh siapa pun.

Oleh sebab itu penting bagi pemegang hak sertifikat merek yang sudah mati atau habis masa perlindungannya untuk segera melakukan perpanjangan merek.

akta pengalihan hak merk

Penghapusan merek

Penghapusan merek dilakukan apabila masuk dalam kriteria merek yang tidak bisa didaftarkan dan merek yang ditolak Ditjen.

Perpmohonan penghapusan da[at dilakukan apabila:

1. Memiliki persamaan pada keseluruhan atau pokoknya dengan indikasi geografis.

2. Bertentangan dengan peraturan undang-undang, ideologi negara, agama, kesusilaan, dan ketertiban umum.

3. Mempunyai kesamaan baik keseluruhan maupun pokoknya dengan ekspresi budaya tradisional, warisan budaya non benda, nama dan logo yang termasuk dalam tradisi turun temurun.

Penghapusan merek terdaftar dapat pula diajukan oleh pihak ketiga yang berkepentingan dalam bentuk gugatan ke pengadilan niaga.

Dengan syarat penggugat dapat membuktikan alasan merek tidak digunakan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut dalam perdagangan barang atau jasa sejak tanggal penerimaan atau pemakaian terakhir.

Pengecualian terhadap ketentuan tersebut adalah karena adanya:

1. Larangan impor.

2. Larangan yang berkaitan dengan izin bagi peredaran barang yang menggunakan merek yang bersangkutan atau keputusan dari pihak yang berwenang yang bersifat sementara.

3. Larangan serupa lainnya yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.

Apabila pihak yang menggugat tidak dapat membuktikan secara jelas, maka bisa saja pihak tergugat dapat melaporkan kembali kepada pengugat dengan dijatuhi hukuman penjara.

perjanjian pengalihan hak merek

Kasus sengketa merek

1.Merek IKEA dengan IKEMA

Kasus sengketa antara merek internasional IKEA dengan merek lokal IKEMA sebagai tergugat.

Pada putusan pertama majelis hakim menguatkan gugatan yang menyatakan merek IKEA milik penggugat adalah merek terkenal dengan membatalkan permohonan IKEMA milik tergugat.

Kemudian pada peninjauan kembali hakim menyatakan bahwa merek IKEMA didaftarkan pada kelas 19 yang berbeda dengan permohonan IKEA kelas 11, 21, 24, 35, dan 42.

Sehingga tidak tepat apabila menggunakan dasar hukum pada putusan pertama. Oleh kerena itu majelis hakim mengabulkan permohonan peninjauan kembali dari tergugat dan membatalkan putusan Mahkamah Agung.

2. Merek D&G dengan D&G palsu.

Merek D&G asal Italia menggugat merek D&G yang telah beredar di masyarakat. Produk kacamata palsu tersebut dibuat oleh pengusaha lokal asal Surabaya, Tjandra Djuwito.

Pada 21 Juni 2010 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan bahwa majelis hakim tidak berwenang mengadili perkata tersebut.

Tidak terima dengan putusan tersebut, lalu D&G melayangkan perlawanan kasasi ke MA. Hingga akhirnya MA mengabulkan permohonan D&G.

4. Merek mobil Lexus menggugat beberapa merek

Lexus pernah menggugat perusahaan piranti komputer dengan nama Lexus Daya Utama.
Pada 20 April 2011, MA mengabulkan permohonan Lexus sebagai pemilik merek tunggal.

Toyota Lexus juga memenangkan kasus sengketa antara mereknya dengan helm Lexus.
Toyota sudah mengantongi hak ekslusif yang terdaftar sejak 25 Mei 1992 dengan registrasi No.275.609 yang diperbarui pada 25 Mei 2002.

mekanisme pengalihan merek

Contoh surat pernyataan pengalihan hak atas merk

 

Setelah merek diajukan dan dimohonkan dalam pengalihan tentang hak merk kepada Ditjen, maka penerima hak akan mendapat surat pernyataan pengalihan, kemudian pengalihan dicatatkan Dirjen pada berita resmi merek.

Keterangan dari contoh surat pencatatan pengalihan, yaitu berisi penjelasan bahwa “berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan Indikasi Geografis, telah dialihkan hak atas merek terdaftar”.

Kemudian di bawahnya tertulis nama dan alamat pemilik, nama dan alamat penerima hak, nama dan alamat konsultan, nama merek, kelas merek, tanda tangan dan stempel resmi Menteri Kemenkumham Dirjen HKI.

Pada contoh surat tersebut juga tertera nomor permohonan merek sebagai keterangan bahwa merek bersangkutan telah mendapat perlindungan hukum.

Selain juga terdapat barcode yang bisa discan yang menandakan bahwa merek sudah terdaftar.

jual beli hak merk

Akta pengalihan hak merk

Salah satu syarat dalam pengalihan yaitu akta perjanjian pengalihan yang sudah dilegalisasi oleh notaris.

Mengapa dalam pengalihan hak atas merk harus menggunakan akta perjanjian merek? Karena akta notaris dapat dijadikan sebagai alat bukti yang tepat dan dibuat oleh pejabat yang berwenang sesuai ketentuan undang-undang.

Dalam akta tersebut pihak-pihak yang melakukan perjanjian akan menandatangani akta dan notaris bersifat memberi kepastian dan akan melegalisasi kesepakatan perjanjian pengalihan.

Akta perjanjian merek juga berfungsi sebagai bukti yang sah karena telah dituliskan dalam akta notaris atas kehendak dari pihak yang melakukan pengalihan terhadap hak merk.

Dengan melampirkan salinan akta notaris pengalihan, maka perjanjian yang sudah disepakati tersebut dapat menjadi kepastian hukum secara legal di hadapan pengadilan apabila terjadi sengketa.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa akta perjanjian pengalihan merupakan bukti tertulis yang otentik dalam persyaratan pengalihan.

cara mengalihkan merek

Persamaan dan perbedaan pengalihan hak dan lisensi

Persamaan antara pengalihan merk dan lisensi yaitu, sama-sama memberikan hak milik untuk pihak lain dalam menggunakan hak atas merek yang sudah terdaftar.

Hak atas merek dapat beralih atau dialihkan karena:

1. Pewarisan.

2. Hibah.

3. Wakaf.

4. Perjanjian.

5. Wasiat.

Atau sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan, misalnya perubahan kepemilikan merek karena pembubaran badan hukum, akuisisi restrukturisasi, atau merger.

Hal-hal tentang perbedaan pengalihan dan lisensi merek di antaranya, sebagai berikut:

1. Pengalihan merupakan perpindahan dari pemilik merek secara keseluruhan kepada pihak lain, sehingga pemilik tidak memiliki hak dari merek tersebut.

2. Lisensi merupakan perizinan yang diberikan kepada pihak lain untuk menggunakan baik secara keseluruhan maupun sebagian dari hak atas merk tersebut.

Sehingga pemilik masih bisa menggunakan hak atas merek tersebut, artinya merek tidak berpindah tangan kepada pihak lain, artinya merek masih menjadi tanggungan bersama antara pemilik dan penerima lisensi.

3. Pengalihan bisa dilakukan dengan beberapa kejadian hukum, seperti hibah, pewarisan dan sebagainya, sedangkan lisensi hanya bisa dilakukan melalui perjanjian saja.

4. Penerima pengalihan dapat menggunakan secara penuh atas pengalihan yang diterima, sedangkan lisensi bisa menggunkan hak secara keseluruhan maupun sebagian tergantung hak-hak yang dilisensikan.

5. Jika pemilik merek mengalihkan haknya, maka seluruh jenis jenis barang atau jasa yang dialihkan tersebut akan menjadi milik pihak lain.

Berbeda dengan lisensi, pemilik bisa mengatur apakah ingin melisensikan semua jenis barang yang sudah terdaftar atau hanya sebagian saja.

6. Pengaturan pengalihan dilakukan saat proses permohonan merek, sementara lisensi tidak ada aturan seperti itu.

perbedaan pengalihan dan lisensi

Perjanjian pengalihan hak merk

Sama seperti pengalihan hak kebendaan misalnya tanah dan bangunan, hak merek juga dapat dialihkan.

Pengalihan merupakan cara yang dilakukan pemilik merek untuk memindah tangankan hak mereknya kepada pihak lain. Pencatatan izin pengalihan dapat dilakukan melalui:

1. Pengalihan melalui pewaris

Pewarisan hanya dapat dilakukan jika adanya kematian. Jadi apabila pewaris tersebut belum meninggal dunia maka tidak dapat dialihkan.

Warisan dapat diberikan selama pihak tersebut memiliki hubungan darah atau ikatan perkawinan.

Jika suatu hak merk diwariskan, maka ahli waris harus mencatatkan pengalihan merk kepada Dirjen HKI.

2. Pengalihan hak melalui hibah

Pemberian hibah yaitu adanya perjanjian penyerahan atas benda yang sudah ada kepada pihak lain secara cuma-cuma.

Jika dalam pengalihan dilakukan melalui hibah, maka pihak yang mendapat hibah wajib mencatatkan pengalihannya kepada Ditjen dengan melampirkan sertifikat mereknya.

3. Pengalihan hak merk melalui wasiat

Wasiat merupakan perbuatan hukum dari pihak yang telah membuat perjanjian tentang harta yang ditinggalkan setelah ia meninggal.

Wasiat tersebut dibuat oleh notaris dan dihadiri dua orang saksi. Setelah pihak penerima mendapat wasiat tersebut, maka berhak untuk mencatatkan pengalihan tersebut di Dirjen HKI.

Apabila dalam pengalihan yang belum bersertifikat dan dialihkan kepada pihak lain, maka pemilik dapat melampirkan bukti permohonan merek.

Pengalihan hak atas merek biasanya dapat disertai dengan beralihnya reputasi, nama baik dan keuntungan lainnya terkait dengan merek tersebut.

Hak merek terdaftar tidak dapat dipisahkan dari kualitas atau keterampilan pemilik merek tersebut, sehingga kualitas barang / jasa juga dapat dialihkan selama adanya jaminan terhadap barang atau jasa.

mekanisme pengalihan merek

Cara dan mekanisme pengalihan atas merek terdaftar

Bagaimana tata cara melakukan peralihan merek dagang dari satu pihak ke pihak lainnya?
Penerima hak atas kepemilikan merek terdaftar perlu memerhatikan prosedur pengalihan hak atas merk sebelum dicatatkan di kantor Ditjen.

Semua perjanjian pengalihan wajib didaftarkan ke Direktorat Jendral KI untuk dicatat dalam daftar umum merek. Tanpa adanya pengalihan maka pihak ketiga tidak berakibat hukum.

Apabila pemegang hak atas merek menunda dalam pecatatan maka bisa berakibat penolakan permohonan.

Oleh karena itu penting untuk meregistrasi pengalihan, agar hak merk yang diterima mendapat perlindungan hukum.

Persyaratan permohonan pengalihan hak di antaranya:

1. Mengisi formulir pengalihan hak.

2. KTP pemilik dan penerima hak.

3. NPWP (jika diajukan atas nama perusahaan).

4. Akta perjanjian pengalihan yang sudah dilegalisasi notaris.

5. Biaya pengalihan hak merk.

Setelah selesai, pemohon akan mendapat surat permohonan pengalihan dari Dirjen. Surat tersebut adalah bukti yang sah atas kepemilikan hak merk.

jual beli hak merek

Jual beli hak merek

Pengalihan hak di negara Indonesia telah diatur dalam Pasal 41 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek.

Peraturan tersebut menjelaskan bahwa pengalihan dapat dilakukan dengan beberapa sebab hukum dan dibenarkan dalam undang-undang.

Proses jual beli adalah salah satu sebab yang telah dibenarkan dalam pp. Oleh karena itu pembelian merek diperbolehkan sebagai pengalihan sepanjang tidak melanggar peraturan perundang-undangan.

Sebelum menyerahkan lampiran dan mengajukan surat pelimpahan hak merk, perjanjian pembelian merek dicatat dihadapan notaris dalam akta perjanjian.

Setelah ditandatangani semua pihak, semua persyaratan diserahkan ke Ditjen.

Perlu diingat bahwa kewajiban dalam perjanjian pencatatan pengalihan hanya sebatas pada penggunaan hak merknya saja, bukan keseluruhan atas usaha sebelumnya.

Untuk meningkatkan nilai ekonomi merek yang telah dibeli, Anda bisa saja membeli seluruh usaha merek tersebut, mulai dari kekayaan intelektualnya, industri produksinya hingga perusahaanya.

Anda juga dapat mempertahankan atau bahkan menaikkan kualitas dan prestise produk barang dari sebelumnya, sehingga dapat dengan mudah menguasai pasar.

Jangan tunda untuk melakukan perpanjangan merek dan pengalihan merk, karena bisa berakibat fatal. Jika sudah habis masa kadaluarsa, maka siapa saja boleh menggunakan merek Anda.

Segera hubungi kami untuk proses perpanjangan merek dan pengalihan mudah dengan harga murah WA 0853 5122 5081 atau kunjungi website Patendo.

Bagikan :